TEGUR : Satpol-PP BKO Kecamatan Cipayung melakukan peneguran keras terhadap pelapak liar di Jalan Citayam Raya, Kelurahan Ratujaya. FOTO : GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Usai disambangi Satpol-PP BKO Kecamatan Cipayung, sejumlah pedagang atau pelapak yang selama ini memanfaatkan Garis Sepadan Sungai (GSS) pada Jalan Raya Citayam tepatnya didepan pintu perlintasan Jalan Rawageni, bersedia membongkar masing-masing lapaknya.

Komandan Tim (Datim) Satpol-PP BKO Kecamatan Cipayung, Ikin menyebutkan, pihaknya telah memperingatkan kepada sejumlah pelapak disana untuk membongkar lapak mereka. Jika tidak diindahkan, pihaknya akan dilakukan pembongkaran paksa.

“Alhamduliah, mereka bersedia membongkar lapaknya masing-masing setelah kita sambangi,” kata dia kepada Radar Depok, Jumat (24/06).

Ikin menyebutkan, pihaknya mendapatkan keluhan dari warga terkait sempitnya akses menuju Jalan Rawageni tersebut. Sehingga, lahan yang selama ini berdiri lapak liar harus dibongkar.

“Jadi ini adalah permintaan dari masyarakat dan para pelapak juga telah melanggar GSS,” tuturnya.

Selanjutnya, ungkap dia, pihaknya melakukan peneguran dan meminta mereka secara mandiri melakukan pembongkaran atas lapak liar yang mereka manfaatkan selama ini untuk mencari nafkah.

“Batas waktunya sampai besok Sabtu (25/6). Jika belum dibingkar kita yang akan bongkar pada hari Senin (27/06),” tegas Ikin.

Setelah dibongkar, kata Ikin, pada lahan tersebut akan dilakukan pelebaran jalan supaya tidak terjadi kemacetan pada wilayah setempat.

“Jalannya akan diperlebar supaya tidak macet,” tandasnya. (rd/ger)

 

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Pebri Mulya