ibu kota pariwisata bali
Salah satu destinasi wisata di Bali.

RADARDEPOK.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pernah melontarkan pernyataannya kalau Bali berpotensi menjadi ibu kota pariwisata Indonesia.

Ia juga berjanji akan memperjuangkan pasal khusus untuk pengakuan budaya, tradisi dan seni Bali, dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Provinsi Bali.

Menanggapi hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, masih harus mengkaji terlebih dulu. Karena, masih ada beberapa destinasi wisata lain yang perlu dikembangkan.

Ia tak memungkiri besarnya potensi yang dimiliki Pulau Dewata ini sebagai destinasi wisata unggulan. Kendati demikian, Menparekraf Sandiaga ingin pembangunan pariwisata bisa merata hingga pelosok Tanah Air.

“Kami tidak ingin pembangunan terpusat hanya di suatu destinasi karena Indonesia memiliki begitu banyak destinasi yang perlu dikembangkan,” demikian kata Sandiaga Uno.

BACA JUGA : Berikut Cara Daftar KIP-Kuliah, Ditutup 31 Oktober 2022

Ia menambahkan, luasnya sebaran destinasi wisata Indonesia dari Sabang hingga Merauke, berbanding lurus dengan potensi pariwisata dan ekonomi kreatifnya.

“Tentunya, ini kita pastikan, selain membangkitkan pariwisata di Bali, tetapi juga menyentuh di 514 kabupaten atau kota di 34 provinsi,” ujarnya.

Selain Bali, saat ini pemerintah sedang melakukan pengembangan pada 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya