Politius PKS yang juga Pemerhati Perempuan dan Anak Kota Depok, Novi Anggriani berbicara pencegahan private party. Istimewa

RADARDEPOK.COM – Private party yang sempat membuat geger waega Depok, semestinya dapat dicegah dengan pengawasan yang baik dari orang tua dan koordinasi yang baik dari ketua lingkungan. Hal tersebut diungkapkan Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Novi Anggraini saat dijumpai awak Radar Depok, di bilangan Margonda Kecamatan Pancoranmas, Rabu (8/6).

“Tentu private party, pesta bikini atau apa lah istilahnya, membuat citra Depok tidak baik, mereka yang datang kan kebanyakan pemuda. Seharusnya bisa dicegah dengan pengawasan yang baik dari orang tua,” kata Novi Angriani kepada Radar Depok.

Selain itu, sambung pemerhati perempuan dan anak di Kota Depok ini, private party tersebut dapat dicegah bila seluruh warga dan ketua lingkungan aware terhadap orang asing yang masuk ke wilayahnya.

“Jadi, ketika ada orang asing datang. Harusnya bisa dimintai keterangan terlebih dulu, maksud dan tujuan mereka datang ke lingkungan setempat mau apa, jika diduga ada aktivitas negatif serta merugikan, segera lapor ke aparat keamanan,” ujar Novi Anggriani.

Menurut Novi Anggriani, private party yang dilakukan para pemuda itu tidak mencerminkan budaya Bangsa Indonesia yang menganut budaya timur. Sehingga, hal-hal itu harus segera dieliminir di lingkungan.

“Kita tidak ingin berprasangka buruk ya. Namun, jika kumpul ratusan orang sampai dini hari, apalagi ada pria dan wanita membaur di sana. Meski tidak ada yang positif narkoba saat di tes urine. Tapi kan ditemukan sejumlah minuman keras di sana, ” papar Novi Anggriani.

Mengonsumsi , kata Novi Anggriani, dapat memicu perbuatan negatif yang tidak hanta berdampak buruk bagi diri sendiri, juga menganggu kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Tentu kita tidak ingin generasi penerus bangsa seperti itu. Bahkan, sampai terpengaruh bidaya barat,” tegas Novi Anggriani.

Pada kesempatan tersebut, Novi Anggriani pun mengapresiasi jajaran Polri yang telah mengungkap private party yang membuat geger warga Depok.

“Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua dalam melakuka pengawasan dan kasus kemarin menjadi yang terakhir di Depok,” tandas Novi Angriani. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah