KREATIF : LKP bersama masyarakat setempat mengolah kembali sampah kain yang tidak terpakai untuk dimanfaatkan, Rabu (22/06). ALDY RAMA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Guna memberikan masyarakat edukasi mengenai barang yang sudah tidak terpakai agar bisa dimanfaatkan kembali, aparatur Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) menyelenggarakan pelatihan Handicraft di aula lantai dua kelurahan setempat, Rabu (22/06).

Kasi Ekbang Kelurahan Bedahan, Sahat Sihombing mengatakan, pelatihan ini merupakan kegiatan dari Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat menambah pengetahuan atau wawasan tentang Handicraft itu sendiri, karena Handicraft itu sendiri merupakan sebuah keterampilan atau kreatifitas yang sifatnya berupa kerajinan tangan” ucapnya.

Sahat melanjutkan, ada beberapa jenis keterampilan Handicraft yang disajikan untuk diikuti dan dipraktikkan dalam pelatihan yang disajikan dari narasumber maupun instruktur pada pelatihan.

“Jika dengan niat dan tekad yang tinggi, dengan sendirinya nanti keterampilan maupun kreatifitas yang diikuti peserta akan berkembang dilingkup masyarakat ataupun disekitar lingkungan keluarga itu sendiri,” lanjutnya.

Sahat menambahkan, tujuan diakannya pelatihan ini untuk membangun intern dari masyarakat yang ada yang harapannya dapat menjadi nilai jual bagi masyarakat.

“Bilamana intern dalam suatu keluarga atau masyarakat semakin berkembang, tentunya nanti bisa menjadi nilai jual untuk meningkatkan nilai ekonomi itu sendiri, yang artinya kerajinan, dan kreatifitas tangan yang dihasilkan nantinya bisa menjadi nilai jual, barang kali bisa juga menjadi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) nantinya,” kata Sahat.

Lebih mendalam, Sahat mengucapkan, pada intinya, tujuan Pemda melakukan pelatihan Handicraft ini untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai pelatihan yang diadakan, meningkatkan nilai ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan.

“Harapan utnuk kedepannya, akan selalu ada keterampilan-keterampilan tertentu di dalam masyarakat yang sehingga bisa meningkatkan nilai ekonomi di dalamnya,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Heryati Taher mengatakan, Handicraft yang dilakukan merupakan kerajinan atau kreatifitas tangan dengan menggunakan sisa-sisa bahan yang kemudian dapat dimanfaatkan kembali.

“Handicraft ini merupakan salah satu kerajinan atau kreatifitas yang terbilang murah, karena tidak perlu menggunakan barang-barang yang mahal, dan tidak perlu menggunakan mesin jahit,” ucapnya.

Heryati melanjutkan, sudah beragam produk yang sudah dihasilkan dengan sampah yang berbahan dasar kain.

“Kerajinan yang dilakukan ini berupa kunciran rambut, tempat tisu, masker, alas meja, pokoknya banyak, dan intinya yang kami buat dengan kerajinan tangan ini rata-rata berbahan dasar dari kain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, heryati mengatakan, bukan hanya kreatifitas tangan dengan kain saja yang dibuat, dirinya pernah melakukan kegiatan pengolahan lainnya.

“Dulu pernah melakukan pengolahan makanan, menjahit, dan tataboga, dan semoga dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, masyarakat dapat memanfaatkan sesuatu, sehingga semuanya tidak perlu dibuang, tapi dimanfaatkan kembali,” tutupnya. (cr2)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Ricky Juliansyah