LOKASI : Taman Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari yang terlihat rusak di beberapa bagian pada tulisannya, Senin (20/06). FOTO : ALDY RAMA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DUREN MEKAR – Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Duren Mekar pada tanggal 1-2 Juli 2022 di Taman Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari akan digunakan sebagai tempat perayaan. Namun, jika lokasi tersebut tidak memungkinkan, Balai Benih Ikan (BBI) Duren Mekar akan menjadi pilihan alternatif ke-dua, Senin (20/06).

Lurah Duren Mekar, Yadi Supriadi mengatakan, dirinya bersama Karang Taruna (katar) Kecamatan Bojongsari sudah mengusulkan untuk menjadikan BBI Duren Mekar sebagai tempat alternatif ke-dua jika Taman Duren Mekar tidak memungkinkan untuk dijadikan lokasi perayaan.

“Nanti akan dibangun 40 stan, kalau sekiranya tidak memungkinkan untuk dirayakan di Taman Duren Mekar, karena wilayahnya yang kurang luas, BBI Duren Mekar akan kami sarankan untuk dijadikan alternatif ke-dua sebagai tempat perayaan,” ucap Yadi.

Yadi melanjutkan, disamping itu juga terdapat beberapa tulisan yang sudah rusak, jika hari perayaan tersebut diadakan di Taman Duren Mekar, hal yang ditakutkan nanti akan menambah parah keadaan.

“Tulisan tersebut belum lama ini rusaknya, kemungkinan karena banyak anak kecil yang bermain di sana. Untuk renovasinya, itu tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), karena mereka yang mengelola taman tersebut, belum diserahkan ke kami” ungkapnya.

Sementara, Kepala UPTD BBI, Nur Hidayat mengatakan, ide untuk menjadikan BBI sebagai alternatif memang sempat dibicarakan bersama, setelah melihat antusias masyarakat saat pelatihan pengolahan hasil perikanan pada Kamis (16/06) .

“Memang waktu itu pak lurah sempat melontarkan ide tersebut, setelah melihat antusiasme masyarakat saat pelatihan pengolahan hasil ikan beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

Nur melanjutkan, dirinya menyambut baik jika memang BBI Duren Mekar ini dijadikan sebagai tempat alternatif ke-dua saat perayaan HUT Duren Mekar nanti.

“Saya selaku Kepala UPTD BBI Duren Mekar sangat menyambut baik jika memang tempat ini dijadikan untuk hari perayaan, selama kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif,” kata Nur.

Nur menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelumnya, yakni permohonan izin kepada dinas terkait, masalah teknis, dan keberishan.

“Pelaksanaan perayaan ini harus dibicarakan dengan matang, karena kami memiliki aset yang harus dijaga dan dipelihara, dan perayaan Ini sebagai sarana untuk memperkenalkan  UPTD BBI Duren Mekar kepada masyarakat banyak,” tutupnya. (rd/cr2)

 

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Pebri Mulya