TUNJUKAN : Lurah Mampang, Darmawansyah menunjukan tanaman obat keluarga di halaman Kantor Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas yang memiliki sejuta manfaat. GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Di era digital ini, sebagian masyarakat mungkin melupakan Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang begitu kaya manfaat bagi kesehatan. Berbeda dengan Lurah Mampang, Darmawansyah yang menyempatkan menanam Toga di halaman Kantor Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas.

“Toga ini merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Toga biasanya terdapat pada sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun perkantoran,” kata dia kepada Radar Depok, Selasa (21/06).

Dia menjelaskan, pihaknya menamakan kebun Toga itu dengan Germas Butoga. Setidaknya, ada 12 jenis tanaman obat yang ditanamnya seperti jahe, kunyit, temulawak, kencur, sirih atau daun sirih, daun kemangi, sambiloto, daun binahong, temu ireng, lidah buaya, daun beluntas dan kumis kucing.

“Manfaatnya, dengan budidaya tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan,” tutur Darmawan.

Menurut Darmawan, budidaya Toga dapat menjawab kebutuhan obat keluarga yang dapat dibuat secara mandiri. Bahkan, pemanfataanya juga dapat menjadi usaha kecil dalam bidang pengobatan herbal.

“Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga,” ungkap dia.

Karena itu, dia mengajak, segenap masyarakat di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas maupun pengurus RT/RW untuk memanfaatkan pekarangan kantor atau rumah untuk budidaya Toga.

“Untuk budidaya Toga ini tidak sulit seperti yang dibayangkan, yang terpenting adalah tidak menggunakan bahan kimia dalam pemupukannya,” tutup Darmawan. (ger)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Ricky Juliansyah