Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama politisi senior Golkar Akbar Tandjung. Istimewa

RADARDEPOK.COM – Setelah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP beberapa waktu lalu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memastikan KIB makin solid dan kompak untuk menghadapi Pemilu 2024.

Bahkan, KIB yang diklaim mendapat respon positif dari masyarakat ini, berupaya menghilangkan dan mendorong calon yang bisa menghilangkan politik identitas, di mana kerap terjadi dalam pesta demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Airlangga Hartarto ini dalam silaturahmi nasional KIB di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6) malam.

“Kami terus bekerja dan KIB merupakan koalisi yang solid dan kompak untuk duduk bersama membahas menyusun strategi yang tepat untuk menuju kemenangan Pemilu 2024,” tutur Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada Kabinet Indonesia Maju bahkan menyebut KIB yang disepakati dan diumumkan pada 12 Mei 2022 kemarin, mendapat respon positif dari masyarakat.

“Alhamdulillah telah mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat, publik merespon secara antusias atas koalisi yang dibentuk,” ungkap Airlangga Hartarto.

Selain itu, Airlangga Hartarto mengungkapkan, KIB dibangun untuk membuat politik di Indonesia bebas dari politik identitas. Dia menegaskan, seluruh pesan ini sudah sampai ke seluruh kader Partai Golkar, PAN, dan PPP hingga ke lingkup terkecil pemerintahan administrasi desa.
Menurut Airlangga, KIB menjadi gabungan partai nasional religus. Namun, KIB terbuka dengan partai manapun hingga waktu deklarasi nanti. Ketum Golkar menegaskan, KIB akan mendorong calon yang bisa menghilangkan politik identitas.
“Pertama tujuannya kan memang menghilangkan politik identitas. Jadi kita adalah koalisi nasional religius, baik yang muslim tradisional, maupun muslim modernis. Jadi tentunya itu yang akan dorong dan itu pula yang membuat kita menandatangani kesepahaman. Jadi itu clear,” tutur Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto juga mengatakan, masyarakat Indonesia mendapatkan harapan baru dengan kehadiran KIB, bahwa perpolitikan Indonesia ke depannya akan dilakukan dengan politik yang santun dan sejuk. Meskipun dia mengakui, kompetisi merupakan sesuatu yang niscaya dalam demokrasi, namun KIB berikhtiar mengisi kompetisi tersebut dengan gagasan, ide dan prestasi.

“Kita sudahi politik identitas yang menimbulkan polarisasi yang tajam yang dapat mengoyak tenun kebangsaan kita, dengan Koalisi Indonesia Bersatu kita ciptakan atmosfer politik persatuan dalam kebersamaan untuk menghadapi kontestasi politik tahun 2024 yang akan digelar pada bulan Februari 2024,” tegas Airlangga Hartarto.

Airlangga mengungkapkan, komitmen KIB merupakan perwujudan nilai Pancasila, tidak memecah belah masyarakat hanya demi kepentingan politik sesaat. Termasuk menghargai kebhinekaan masyarakat dengan mengutamakan persamaan dan persatuan.

“Ketiga partai bertekad bekerja sama, bergotong-royong juga untuk kesejahteraan rakyat,” ucap Airlangga Hartarto. (rmol/jwp/cky)

Editor : Ricky Juliansyah