base camp gunung everest
Base camp Gunung Everest.

RADARDEPOK.COM – Base camp Gunung Everest dari gletser Khumbu yang terpantau semakin mencair membuat Pemerintah Nepal berencana untuk memindahnya. Mencairnya glester tersebut, ternyata disebabkan oleh urine manusia.

Berdasarkan penelitian menunjukkan gletser Khumbu, yang di mana di bawahnya terdapat base camp Everest bagi para pendaki, sedang mencair dengan cepat. Hal itu menyebabkan retakan di glester dan bongkahan es bisa jatuh sewaktu-waktu. Oleh karena itu, lokasi base camp tersebut kini dinilai sudah tidak aman lagi bagi pendaki.

“Kami melihat peningkatan jatuhnya batu dan pergerakan air lelehan di permukaan gletser yang bisa berbahaya,” ujar Scott Watson, seorang peneliti dari University of Leeds seperti dikutip dari The Verge, Selasa (21/06).

Tidak hanya di base camp saja yang mengkhawatirkan, gletser lainnya di sekitar Gunung Everest juga mengalami kehilangan es dalam beberapa tahun saja, padahal membentuknya bisa waktu ratusan tahun karena perubahan iklim.

Akibat mencairnya gletser itu, ditemukan mayat dari pendaki pendahulu yang terkubur jadi terkuak, begitu juga sampah-sampah yang ada di sana.

BACA JUGA : Lulusan SMPN 16 Depok Siap Bersinar

Parahnya lagi, bukan saja perubahan iklim yang membuat gletser mencair makin cepat. Banyaknya orang yang berusaha menaklukkan Gunung Everest turut berkontribusi membuat gletser di sana tidak beku lagi.

“Misalnya, kami menemukan bahwa orang buang air kecil sekitar 4.000 liter di base camp setiap hari. Dan sejumlah besar bahan bakar, seperti minyak tanah dan gas yang kita bakar untuk memasak dan menghangatkan pasti akan berdampak pada es di gletser,” ungkap Khimlal Gautam, penelitian lainnya.

Sebagai perbandingan 4.000 liter setara dengan toren air yang biasa ada di rumah. Departemen Pariwisata Nepal masih mendiskusikan pemindahan base camp dengan melibatkan para pemangku kepentingan lokal, termasuk masyarakat sekitar yang berdampak dari perubahan base camp tersebut.

Lokasi base camp Gunung Everest terbaru akan berada di ketinggian sekitar 200 sampai 400 meter lebih rendah. Tempat di sekelilingnya juga tidak memiliki es abadi.

Nepal menyebutkan apabila pemindahan base camp ini berjalan sesuai rencana, maka base camp yang baru bisa dilakukan pada tahun 2024. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya