camat
DINAS : Abdul Mutolib memakai seragam dinasnya saat sebelum menjadi Camat Tapos. ANDIKA EKA/RADAR DEPOK

Sebuah perjalanan yang panjang bagi Abdul Mutolib dalam pengabdiannya kepada negara dan masyarakat. Berbagai jabatan pernah ia terima, semasa karirnya sampai kini meroket menjadi Camat Tapos.

Laporan : Andika Eka Maulana

RADARDEPOK.COM, Masih di sore hari yang sama menjelang pergantian terang ke gelap, sudah banyak pegawai yang pulang dengan melewatinya dengan memberi salam kepadanya.

Ya hati-hati di jalan”, kata Abu dengan ramahnya.

Sebelum duduk di kursinya saat ini, ia beberapa kali berpindah tugas mengajar. Beragam sekolah yang pernah dia ajar. Mulai dari SDN Depok Baru 3 sampai dia menjadi kepala sekolah SDN Anyelir 2.

Panjang sudah berbagai sekolahan dasar saya pernah mengajar”, katanya sambil menikmati sore hari.

Setelah malang melintang di dunia pendidikan, Abu mulai masuk Dunia pemerintahan di awali dengan mendapatkan promosi dengan menjabat Kepala Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Kecamatan Sukmajaya.

Itu hanya berjalan kurang lebih setahun dikarenakan adanya penghapusan oleh Kementrian Dalam Negeri”, ujarnya.

Dengan dihapusnya oleh Kemendagri, Abu pun hanya menjadi staf biasa dengan dengan tidak ada jabatan selama beberapa bulan.

Beberapa bulan setelah penghapusan hanya menjadi staf biasa”, katanya sambil menatap.

Dari beberapa bulan itu ia mendapatkan promosi sebagai Lurah Tugu, dan menjalani tugas itu sampai 2 tahun setengah. “Alhamdulilah saya mendapatkan promosi menjadi Lurah Tugu”, ungkap Abu.

Setelah selesai bertugas menjadi seorang Lurah Tugu, Abu pun mendapatkan tugas baru dengan kembalinya ke Dinas Pendidikan dengan menjabat sebagai Kasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Balik Lagi tuh saya ke Dinas Pendidikan menjadi Kasi Paud di Dinas Pendidikan”. Ujarnya.

Sehabis itu mulai balik ke pemerintahan dengan menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Cimanggis dengan 18 bulan masa kerja lalu sekarang menjadi Camat Tapos.

Alhamdulah, tidak ada yang tau sekarang saya bisa menjadi camat,” tutupnya. (*)

Editor : Junior Williandro