APRESIASI : Politikus PKS yang juga Pemerhati Anak dan Perempuan asal Depok, Novi Anggriani mengapresiasi kebijakan Anies Baswedan. Istimewa
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Depok, Novi Anggriani mengapresiasi kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mengganti 22 nama jalan di Jakarta dengan tokoh Betawi.

“Kita harus apresiasi apa yang dilakukan Pak Anies. Setelah sukse menggelar Formula E, sekarang menampilkan tokoh-tokoh Betawi sebagai nama jalan,” kata Novi Anggriani kepada Radar Depok, Rabu (22/06).

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama-nama tokoh Betawi menjadi nama jalan di Jakarta, Senin (20/06). Hal itu dilakukan, karena tokoh Betawi memiliki peran besar terhadap persatuan kebangsaan Indonesia.

Novi Anggriani menilai, kebijakan Anies tersebut sebagai apresiasi kepada tokoh-tokoh Betawi terhadap perjalanan sejarah Jakarta. Sehingga, diabadikan untuk 22 nama jalan di Jakarta.

Baca Juga  Ini Visi dan Misi Partai Bulan Bintang

“Mereka memiliki jasa yang tidak bisa dinilai dengan materi, tentu sesuai dengan bidang dan keahlian mereka masing-masing,” beber Novi Anggriani.

Menurut pemerhati perempuan dan anak di Kota Depok ini, hal tersebut perlu dilakukan. Sebab, ada banyak nama tokoh Betawi yang harus diabadikan agar masyarakat dan generasi muda mengenal jasa tokoh-tokoh tersebut.
“Jangan sampai generasi penerus bangsa malah mengenal artis-artis luar negeri ketimbang pahlawan dan tokoh dari Indonesia,” tegas Novi Anggriani.

Selain itu, Novi Anggriani menambahkan, apa yang dilakukan Anies Baswedan dapat menjadi motivasi bagi generasi penerus bangsa untuk bisa berkiprah, memajukan, mengenalkan dan melestarikan budaya daerah masing-masing.

“Kembali lagi seperti yang saya bilang, jangan sampai generasi penerus malah mengikuti budaya luar. Mereka harus belajar dan melestarikan budaya Bangsa Indonesia, tentu dengan cara dan ide-ide kreatif mereka,” tutup Novi Anggriani. (cky)

Baca Juga  Hamdalah, Arab Saudi Kaji Jamaah Haji di Atas 65 Tahun

Editor : Ricky Juliansyah