Politikus PKS yang juga Pemerhati Perempuan dan Anak asal Depok, Novi Anggriani. Istimewa

RADARDEPOK.COM – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Novi Anggriani menilai tindakan yang dilakukan manajemen Holywings menjadi bahan pelajaran, khususnya bagi bagian promosi dan konten kreator untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten.

“Pertama, saya mengapresiasi reapon cepat yang dilakukan jajaran penegak hukum,” tutur Novi Anggriani kepada Radar Depok.

Diketahui, promosi minuman alkohol gratis Holywings untuk orang yang bernama Muhammad dan Maria menimbulkan polemik di masyarakat. Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengamankan pelaku yang terlibat. Dan, manajem Holywings telah meminta maaf.

Menurut Novi Anggriani yang juga pemerhati perempuan dan anak asal Kota Depok ini, apa yang dilakukan oknum tersebut, tidak hanya diduga menistakan agama, tapi juga membuat kegaduhan di masyarakat.

“Jangan lah membuat hal yang melukai perasaan umat agama mana pun. Insiden ini juga tentu menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” papar Novi Anggriani.

Hal ini, sambung Novi Anggriani, harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya mereka di bidang promosi atau konten kreator yang berkaitan dengan informasi publik.

“Kita hendaknya menjadikan kasus ini sebagai bahan pembelajaran. Jangan sampai kita terjerembab di jurang yang sama,” ujar Novi Anggriani.

Novi Anggriani juga berharap agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak melakukan aksi-aksi yang merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain, apalagi sampai berlaku anarkis.

“Kita harus menahan diri dan berlaku bijak, jangan sampai terhasut provokator yang dapat memicu kericuhan,” pungkas Novi Anggriani. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah