Politikus PKS, Novi Anggriani minta pemerintah antisipasi lonjakan kasus Covid-19. Ist

RADARDEPOK.COM – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Novi Anggriani meminta pemerintah membuat kebijakan tepat dan terukur guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dan kembali menggencarkan pengawasan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pasalnya, lanjut Novi Anggriani, per Rabu (15/06), jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia hari ini tercatat sebanyak 6.007 orang, atau bertambah 709 kasus dari jumlah Selasa (14/06), yakni 5.298 kasus.

“Kasus Covid-19 kembali melonjak. Pemerintah harus segera mempersiapkan sistem kesehatan dan mengambil langkah untuk menekan kasus Covid-19,” kata Novi Anggriani saat dijumpai Radar Depok di Kecamatan Pancoranmas, Kamis (16/06).

Novi Anggriani yang concern terhadap perempuan dan anak di Kota Depok ini mengaku khawatir jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan antisipatif, maka kasus akan terus bertambah naik.

“Tentu kita semua tidak ingin muncul lagi gelombang pandemi yang membuat tenaga kesehatan sampai kewalahan di rumah sakit, dan melumpuhkan sektor lainnya,” papar Novi Anggriani.

Novi Anggriani menilai, saat ini disiplin Prokes Covid-19 di masyarakat sudah mulai menurun. Bahkan, di sejumlah tempat publik ada masyarakat yang sudah tidak mengenakan masker.
“Tempat-tempat publik kembali dibanjiri pengunjung. Pertemuan tatap muka dan mobilitas masyarakat sudah kembali seperti sebelum ada pandemi,” katanya.

Padahal, Novi Anggriani menegaskan, masyarakat tetap harus waspada dan disiplin menerapkan Prokes Covid-19, sampai pandemi berakhir. Selain itu, kata dia, pemerintah juga harus kembali menggencarkan testing.

“Langkah-langkah antisipatif dari pemerintah sangat diperlukan dan kita semua harus tetap waspada. Semoga pandemi ini segera berakhir,” tandas Novi Anggriani. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah