pangkalanjati
BERANTAS : Ketua TP PKK Kecamatan Cinere Dian Karwati bersama kader PKK Kelurahan Pangkalanjati foto bersama setelah Rakor dan Pencegahan Stunting di Aula Kantor Kelurahan Pangkalanjati, Kota Depok,  Kamis (16/6). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Stunting menjadi titik fokus Kelurahan Pangkalanjati, Cinere Kota Depok saat ini. Berdasarkan data kelurahan, terjadi penambahan yang signifikan. Awalnya ada delapan penderita stunting, kini bertambah jadi lima jadi 13 stunting. Naiknya stunting bukan dari penduduk asli melainkan dari pendatang.

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Cinere, Dian Karwati mengungkapkan, stunting sangat bisa disembuhkan. Dan sejauh ini kader terus memberikan aupan gizi kepada penderita stunting. Berdasarkan data April, Kelurahan Gandul kini tersisa 12 balita stunting, Cinere 11 balita, Pangkalanjati 5 balita dan Pangkalanjati Baru 5 balita.

Baca Juga : PT KAI Tutup Tiga Pintu Kereta Ilegal dari Citayam hingga Bojonggede

Banyaknya stunting berdasarkan verifikasi akibat, pola asuh anak, faktor ekonomi, riwayat anemia, berat bayi lahir rendah, riwayat TB, pemberian MP Asi terlalu dini dan sanitasi. Per bulan dan pertiga bulan akan diupdate kembali berapa jumlah stunting, dari data penimbangan di posyandu.

Baca Juga  YPBIC Santuni 120 Orang

“Kami terus berikan perhatian kepada balita stunting. Kendati di Pangkalanjati bertambah tapi dalam waktu satu hingga tiga bulan akna kembali berkurang. Bertambahnya juga bukan dari penduduk asli Pangkalanjati,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (16/6).

Sementara, Lurah Pangkalanjati, Tarmuji menyebut, pada Juni ini berdasarkan hasil penimbangan posyandu ada penambahan lima yang stunting. Setelah ditelusuri ternyata lima balita stunting ini merupakan bukan dari warga Pangkalanjati. Melainkan warga pendatang. Kedati pendatang, pihaknya tetap secara ekstra memberikan perhatian kepada balita tersebut.

Menurutnya, ini menjadi tantangan kader dan stakeholder agar terus bekerja keras bisa menurunkan kembali angka stunting. Lurah juga yakin dalam waktu tiga bulan atau akhir tahun ini angka 13 balita stunting bisa berkurang drastis bahkan bisa zero stunting. “Saya yakin bisa terus berkurang,” tandas lurah.(cr1/rd)

Baca Juga  Silahturahmi Warga RW03 Dumek Depok Bakal Digelar

Jurnalis : Andika Eka

Editor : Fahmi Akbar