pradi
KOMPAK : Pradi Supriatna saat menghadiri turnamen PY Porkas Jaya Pradi Supriatna Cup, di RW8, Kampung Setu, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Depok boleh mengklaim sebagai daerah penghasil pesepakbola unggul. Acapkali bahkan sampai main di liga nasional. Bukan tanpa sebab. Banyaknya turnamen menjadi salah satu alasannya.

Salah satu yang rutin digelar ialah turnamen PY Porkas Jaya. Pembina kegiatan tersebut, Parno Yahmo menuturkan, PY Porkas Jaya telah berlangsung sejak 41 tahun.

Ide ini muncul atas keprihatinan warga dengan sepakbola Indonesia,” ungkapnya saat pembukaan turnamen, awal pekan ini, di RW8, Kampung Setu, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

Selain untuk mengasah bibit-bibit pesepakbola, Parno menilai, lapangan sepakbola dan turnamen ini mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar.

Sekarang ini kan lapangan sepak bola itu lahannya sempit dan susah dicari. Nah yang jarang itu lapangan bola mendekati standarisasi olahraga. Maka ini kita pertahankan,” terangnya.

Dia menuturkan, PY Porkas Jaya kerap menjadi penyumbang bibit timnas, salah satunya di U-16. “Kebanyakan berangkat dari sini. Saya nggak hafal, karena banyak banget,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, terang dia, dia turut memuji banyaknya tokoh yang masih peduli dengan sepakbola. Di Depok, sebut dia, ada Pradi Supriatna, mantan Wakil Walikota Depok.

Maka kita kerjasama dengan Bang Pradi, karena dia selalu mendukung kegiatan kami. Makanya ada piala bergilir Pradi Supriatna Cup,” tukasnya.

Sementara itu, Pradi menuturkan, sepakbola bukan sekedar olahraga, tapi juga mengandung filosofi yang cukup dalam tentang sebuah kerjasama.

Makanya saya tak akan pernah berhenti untuk kegiatan-kegiatan seperti ini. Mungkin berikut kita akan ada kegiatan yang sama di kecamatan lain,” ujarnya.

Pradi mengakui, bahwa perjuangan warga Kampung Setu, Kelurahan Cilangkap, untuk mempertahankan lapangan tersebut tidaklah mudah.

Saya tahu betul perjuangan masyrakat tentang lapangan ini, bahkan bisa seperti ini, sudah seperti standar nasional, luar biasa,” ujarnya.

Ia pun berharap, dari lapangan itu nantinya akan lahir bibit-bibit pesepakbola profesional. “Maka dari itu, kompetisi-kompetisi yang beregulir ini, tentunya kita harapkan bisa mendulang bibit-bibit yang bisa mengharumkan nama Depok ke depan,” pungkasnya. (rd/jun)