SD Nasional Plus Tunas Iblam Graduation
TANAMKAN KARAKTER: Para siswa SD Nasional Plus Tunas Iblam berfoto bersama pada giat Graduation 2022 Angkatan XI Tahun Ajaran 2021/2022, dengan mengangkat tema Elevent Generation Confidence, Sabtu (18/6). FOTO: ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – SD Nasional Plus Tunas Iblam Kota Depok menggelar Graduation 2022 Angkatan XI Tahun Ajaran 2021/2022, dengan mengangkat tema Elevent Generation Confidence, pada Sabtu (18/6).

Kepala SD Nasional Plus Tunas Iblam, Rani Ika Apriliyani mengatakan, tema Eleventh Generation Confidence merupakan Angkatan Ke-XI yang diharapkan pada ngkatan ini punya karakter yang percaya diri.

“Karena mereka ini Angkatan Covid-19 atau pandemi. Dua tahun lebih mereka belajar online, sekarang baru beberapa bulan offline ternyata sudah harus melepas mereka. Harus sudah lulus. Jadi kami ingin menanamkan karakter percaya diri,” ungkap Rani kepada Radar Depok.

Rani menyebutkan, Kelas VI terdiri dari 50 siswa dengan dua rombel. Rani berharap, para siswa menjadi anak yang tangguh, memiliki karakter percaya diri, dan bisa beradaptasi sesuai lingkungan dan harus melek teknologi (IT). Karena kedepan itu tantangannya yang berat.

“Target SD Tunas Iblam di antaranya mengembalikan karakter anak dan psikologis anak. Karena saat ini sudah full belajar secara tatap muka, dan itu harus dikembalikan lagi keceriaannya, kemudian kedisiplinannya. Itu yang paling berat. Bukan dari menyampaikan materinya tetapi menanamkan karakter itu,” ucapnya.

Menurutnya, tahun ajaran baru ini ada dua rombel sekitar 42 siswa. Dewan guru semua ada 27 orang bersama manajemen. Rani berpesan, untuk para guru di antaranya ingin mereka bisa beradaptasi. Ternyata bukan siswanya saja yang berubah dan harus beradaptasi, gurunya pun harus beradaptasi.

“Mereka harus bertemu lagi dengan anak-anak secara langsung, mereka juga harus meningkatkan kreativitasnya. Karema tahun ajaran baru ini kita dihadapkan dengan kurikulum merdeka. Tunas iblam ini menjadi salah satu sekolah penggerak. Dan tahun ajaran baru ini kita sudah harus menggunakan kurikulum merdeka,” tegasnya.

Rani menuturkan, SD Nasional Plus Tunas Iblam merupakan sekolah nasional, bukan sekolah Islam terpadu. Yang menjadi plusnya di sekolah tersebut adalah memiliki kurkulum Pendidikan Agama yang tidak kalah dengan sekolah Islam terpadu.

“Kita tanamkan nilai-nilai religi, mengaji dan kebiasaan budaya-budaya Islaminya, itu yang kita tanamkan,” pungkas Rani. (gun/**)