SMK Sari Farma Pelatihan Soft Skill
PELATIHAN: SMK Sari Farma yang terletak di Beji Timur Kota Depok, menggelar penutupan Pelatihan Soft Skill Program Keperawatan Sosial, bekerjasama dengan PT. Hadi Jaya. FOTO: ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK — SMK Sari Farma yang terletak di Beji Timur Kota Depok, menggelar penutupan Pelatihan Soft Skill Program Keperawatan Sosial, bekerjasama dengan PT. Hadi Jaya, Rabu (22/6).

Kepala SMK Sari Farma Kota Depok, Afrian Setyowati menuturkan, pelatihan Soft Skill Program Keperawatan Sosial tersebut bertujuan memberikan bekal kepada anak-anak keperawatan sosial tambahan ilmu, untuk bekerja di masyarakat.

“Para peserta merupakan siswa dan alumni SMK Sari Farma. Ini sebagai bekal anak-anak keperawatan sosial ketika mereka nantinya bekerja di masyarakat,” ungkap Afrian Setyowati kepada Radar Depok.

Pelatihan di SMK Sari Farma
SERTIFIKAT: Penyerahan sertifikat dari SMK Sari Farma kepada PT. Hadi Jaya. FOTO: ISTIMEWA

Terdapat empat bidang keahlian, di antaranya pengasuhan anak (daycare), perawatan lansia, napza, dan disabilitas.

Selain itu lanjut Afrian Setyowati, ilmu-ilmu yang diberikan tersebut di luar ilmu yang ada di kurikulum mereka ketika di sekolah. Dan poin-poin yang disampaikan dalam pelatihan yaitu attitude, komunikasi pasien, dan sebagainya.

“Kegiatan ini baru pertama. Karena kami meuluskan anak-anak dari Prodi Keperawatan Sosial,” terang Afrian.

Afrian Setyowati berharap, mempunyai jaringan banyak dengan dihadiri stakeholder terkait. Misalnya anggota dewan, lurah, camat, dan lain-lain. Dan imbasnya output siswa SMK Sari Farma terserap di dunia kerja.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, T. Farida Rachmayanti yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, sebuah kolaborasi yang apik untuk bersama meningkatkan kualitas angkatan kerja.

“SMK Sari Farma cukup jeli dalam melihat peluang dan kesempatan kerja di sektor  Keperawatan Sosial Care,” ungkap Farida Rachmayanti.

Selain itu lanjut Farida Rachmayanti, bonus demografi yang kita miliki harus dikelola bersama. Di antaranya, bagaimana dunia pendidikan terhubung secara efektif dengan Industri Dunia Usaha Kerja (Iduka).

“Dan peran LPK sangat dibutuhkan untuk memperkaya skill angkatan kerja. Sehingga selesai menempuh pendidikan formal mereka siap masuk ke dunia kerja. Tidak menutup kemungkinan kesempatan kerja di luar negeri,” terang Farida.

Farida menilai, saat ini Depok telah memiliki Perda Pembangunan Kepemudaan. Di mana di dalamnya mengamanatkan terpenuhinya hak-hak generasi muda. Hak pendidikan, hak kesehatan, hak kesempatan dan peluang kerja, hak kepeloporan dan hak kesetaraan.

“Fraksi PKS Depok berharap agar Perda bisa terimplementasi dengan baik. Sehingga terwujud harapan kita semua tentang hadirnya sosok pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan,” ucap Farida Rachmayanti. (gun/**)