KOMPAK : Lurah Depok, Herman dan anggota DPRD Kota Depok, Hafid Nasir ketika menunjukan solusi pengangkutan sampah di RW 13, Kelurahan Depok. GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Harapan warga RW 13, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas akhirnya terjawab sudah usai menjadi polemik terkait pembuangan sampah di pinggir Setu Rawa Besar, beberapa waktu lalu.

Pasalnya, lingkungan setempat mendapatkan gerobak motor (Germo) yang difasilitasi Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Moh. Hafid Nasir.

“Alhamdulilah, kita sudah menemukan solusinya dan mulai hari ini warga tidak membuang sampah disana lagi,” kata Lurah Depok, Herman kepada Radar Depok, Selasa (7/6).

Herman menjelaskan, pihaknya telah menemukan sebuah solusi agar tidak lagi terjadi penumpukan sampah di pinggiran Setu Rawa Besar. Dengan cara, pengangkutan sampah menggunakan Germo yang difasilitasi anggota DPRD Kota Depok asal Dapil Pancoranmas, Hafid Nasir.

“Alhamdulilah, setelah difasilitasi oleh Pak Hafid kita telah mendapatkan jawaban untuk persoalan tersebut,” ungkapnya.

Nantinya, sebut dia, Germo tersebut akan mengangkat sampah warga RW 13 yang selanjutnya akan ditampung pada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di RW 19, Kelurahan Depok.

“Nanti juga akan dibantu oleh satu unit mobil pick up dari DLHK Kota Depok,” ujar Herman.

Lebih jauh, kata Herman, pinggiran Setu Rawa Besar yang sempat dijadikan tempat pembuangan sampah itu akan di sulap menjadi Taman Obat Warga (Toga)

“Setelah dimusyawarahkan kemarin tidak kita bongkar tetapi, akan kita manfaatkan untuk jadi taman,” terangnya.

Selain itu, dia meminta, agar para pengurus RT dan RW menghidupkan kembali bank sampah pada lingkungan masing-masing. Kepada warga, Herman mengajak untuk memilah dan memilih sampah dari sumbernya agar tidak terjadi overload pada TPS.

“Supaya tidak terjadi juga sampah yang masuk ke dalam saluran air dan terjadi penyumbatan yang pada akhirnya menimbulkan banjir,” jelas Herman.

Sebelumnya, warga RW 13, Kelurahan Depok terpaksa membuang sampah di pinggiran Setu Rawa Besar akibat, TPS dilingkungan itu telah diambil alih hak waris. (ger)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Ricky Juliansyah