KHITANAN : Beberapa peserta khitanan massal di Perumahan De'Mapple, Kelurahan Ratujaya ketika melakukan foto bersama dengan perwakilan PP, Camat, Lurah, Ketua LPM dan Ketua RW setempat. GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Jalankan program rutin tahunan, RW 12 dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung kembali menggelar khitanan massal bekersama sama dengan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero Tbk di Perumahan De’Mapple, Sabtu (9/7).

Ketua RW 12, Kelurahan Ratujaya sekaligus ketua panitia khitanan massal, Akbar Yadi mengatakan, dalam kesempatan tersebut, pihaknya berhasil menyunat 80 anak.

“Untuk tahun ini ada 80 anak, kalau tahun sebelumnya sekitar 150 anak,” terangnya kepada Radar Depok, beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, pihaknya menyasar warga dengan ekonomi menengah ke bawah di wilayah Ratujaya untuk mendapatkan program khitanan gratis itu. Sehingga, mereka tidak merasa terbebani untuk mengkhitan anaknya.

Baca Juga  Baznas Himpun ZIS Rp6,7 Miliar

“Contohnya tadi, saya sedih melihat seorang ibu yang menangis waktu ankanya disunat, Ternyata, suaminya baru saja meninggal. Nah sebelum meninggal itu almarhum sedang mengumpulkan uang untuk khitanan anaknya,” terang Akbar.

Selanjutnya, Akbar berharap, khitanan massal itu dapat menjadi agenda tahunan pihaknya supaya semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut.

“Semoga kedepannya acara seperti ini bisa menjadi agenda tetap di Kelurahan RatuJaya,” ujarnya.

Perwakilan PT PP Persero Tbk, Panji menerangkan, program tersebut merupakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pihaknya sebagai salah satu perusaahan BUMN.

“Ini sebagai salah satu peran BUMN di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya. (ger)

JURNALIS : GERARD SOEHARLY

EDITOR : ARNET KELMANUTU