Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKB, M. Faizin. Istimewa

RADARDEPOK.COM – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKB, M. Faizin mengutuk keras aksi pencabulan belasan siswi yang dilakukan pengajar di lembaga pendidikan agama di Kecamatan Beji, Kota Depok.

“Pengajar dan senior yang seharusnya memberikan contoh yang baik, ilmu yang bermanfaat, kalau itu sudah biadab, jelas kami mengutuk keras,” geram Faizin kepada Radar Depok, Kamis (30/06).

Dewan yang dikenal dengan Jargon ‘Santri Milenial’ ini pun meminta agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, dan jangan dibiarkan satu tersangka pun yang terlibat lolos dari jerat hukum.

“Usut tuntas siapa saja yang terlibat, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum,” geramnya lagi.

Wakil rakyat dari Dapil Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini apa betul itu lembaga pendidikan atau rumah yatim. Hal ini, sambung Faizin, agar tidak ada lembaga pendidikan agama yang dirugikan.

Selain itu, sambung Faizin, meminta kepolisian menjelaskan secara terbuka dan sejelas-jelasnya kronologi dan pelaku dan tempat terjadinya perkara.

“Menjelaskan lembga tempat kejadian ini seperti apa kesehariannya,” katanya.

Faizin yang juga Ketua DPC PKB Kota Depok ini pun melakukan penutupan sementara kepada lembaga pendidikan tersebut untuk menimbulkan efek jera kepada pemilikyang lalai dalam pengawasan atas pengajar mau pun siswa yang terlibat.

“Kami berharap agar insiden ini yang terakhir di Kota Depok dan umumnya di Indonesia,” pungkas Faizin. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah