SOSIALISASI : Anggota Komisi VI DPR-RI F-PAN, Intan Fauzi  ketika melakulan sosialisasi SNI di Original Gelato Jalan Kukusan Raya, Kecamatan Beji, Selasa (26/07). FOTO : GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PAN, Intan Fauzi melakukan sosialisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) di Original Gelato, Jalan Kukusan Raya, Kecamatan Beji. Hal itu dilakukan demi meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Depok.

“Narasumbernya ada kepala biro dari Badan Sertifikasi Nasional (BSN), ditambah lagi pelaku usaha yang sudah sukses dengan SNI-nya melakukan ekspor ke beberapa negara,” ucap Intan kepada Radar Depok, Selasa (26/07).

Wakil Rakyat yang dipilih warga Depok dan Bekasi itu menjelaskan, Kementerian Perdagangan dan BSN telah meratifikasi standarisasi produk yang akan dipasarkan ke mancanegera. Sehingga, SNI menjadi suatu hal penting untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga  Rudi Kadarisman Optimis DM4Jabar Menang

“Karena, BSN juga sudah meratifikasi berbagai perjanjian nasional sehingga, kalau sudah dapat SNI tidak perlu lagi mengajukan standarisasi di luar negeri sehingga, memudahkan untuk ekspor ke negara lain,” terang Intan.

Namun, kata Intan, ada sejumlah produk yang mesti mengurus standarisasi internasional walaupun sudah disertai SNI. Misalnya, produk elektronik dan sejumlah kuliner.

“Sehingga memudahkan kita ekspor produk ke luar negeri, ditambah lagi pajaknya 0 persen,” ungkapnya.

Adapun, sebut dia, negara yang juga telah meratifkasi perjanjian tersebut ialah seluruh negara yang tergabung di Asean ditambah Korea Selatan.

“Tentunya harus bisa dilakukan pelaku UKM selain produk dan manajemen. Harus ada SNI sehingga dapat tembus pasar mancanegara,” tutur Intan.

Baca Juga  Rudi Samin Maju Pilkada Depok ?

Intan mencontohkan, salah satu warga Depok yang juga sebagai narasumber dalam  kegiatan sosialisasi itu memiliki produk kuliner berjenis rendang. Produk tersebut telah tembus di Dubai dan Beirut.

“Dia warga Depok tinggal di Tanah Baru, nama produknya Uni Tuti Rendang dan sudah sukses ke Beirut, Dubai dan kemana-mana, hari ini menceritakan suksesnya karena telah memiliki SNI,” bebernya.

Selain itu, dia bilang, ada juga pelaku produk lokal yang telah 12 tahun bergelut di dunia kuliner. Karena itu, Intan menyarankan untuk mendaftarakan SNI supaya dapat tembus ke pasar internasional.

“Dengan adanya SNI, dapat menambah peningkatan daya saing UMK di Kota Depok dengan penerapan SNI,” tutup Intan. (rd/ger)

Baca Juga  PAUD, TK, SD Se-Depok Belajar di Rumah

 

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Pebri Mulya