BERDUKA : Suasana kediaman Imelga Dwirani di Jalan Wadas, RT 6/14, Kelurahan/kecamatan Pancoranmas Kota Depok, dipenuhi dengan duka sambil menunggu kedatangan jenazah dari RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (30/6). GERARD SOEHARLY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Warga Kota Depok dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan, di kali Krukut dekat Grand Matoa Kecamatan Beji Kota Depok, Kamis (30/6). Jenazah yang membengkak itu bernama Imelga Dwirani warga Jalan Wadas, RT 6/14, Kelurahan/kecamatan Pancoranmas Kota Depok. Kuat Dugaan perempuan berusia 22 tahun ini menjadi korban pembunuhan.

“Justru itu saya juga belum tau (penyebab kematian), ibu sedih dengarnya,” kata Ibu Kandung Imel, Samih kepada Radar Depok, Kamis (30/6) malam.

Samih meminta, aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kematian putrinya yang diduga karena pembunuhan. “Pengen nya sih gitu supaya dapat kepastian dari keluarga,” terangnya.

Baca Juga : Empat Pendidik Agama di Depok Diduga Rudapaksa Belasan Murid

Dia menjelaskan, terakhir bertemu dengan anaknya pada Sabtu (25/4) sore. Saat itu, Imel berpamitan untuk pergi kerja. “Terakhir kontekan, sabtu sore atau malam minggu, ibu juga lupa,” beber Samih.

Namun, ungkap Samih, Imel sempat bertemu dengan salah satu pemilik warung dekat rumahnya. Kemudian, dia meminta maaf tanpa menyebutkan kesalahannya. “Senin (27/6) sore, ketemu di jalan sama om warung dia minta maaf, om warung juga gak ngerti, cuma bilang jangan bilang sama mama,” terangnya.

Kendati demikian, dia belum mencuragai seseorang yang didgua melakukan pembunuhan terhadap putri kandung itu. Sebab, selama ini, Imel menjadi sosok yang tertutup dan jarang menceritakan permasalahnnya. “Dia gak ada ngomong apa-apa sama ibu karena dia orangnya tertutup,” jelas Samih.

Samih menuturkan, pada tekahir pertemuannya, Imel hanya berpamitan untuk pergi kerja. Setelah itu, dia tidak kunjung kembali sampai ditemukan tewas di Kali Krukut, Beji. “Ibu masih sempet WA dia, kamu jaga diri jangan macem-macem diluar jangan suka posting di sosmed takut orangtua tau nanti kamu jadi jelek, kamu hormatin mama,” pesan dia kepada Imel.

Sepengetahuannya, Imel sedang melakukan proses perceraian dengan suaminya yang dijadwalkan menjalani sidang pada Agustus mendatang. “Lagi proses cerai, Agustus besok panggilan sidang,” terangnya.

Perlu diketahui, mayat perempuan di Kali Krukut perbatasan antara Depok dengan Jagakarsa.¬† “Kami pastikan itu dari arah Depok dan kebetulan nyangkutnya di Jagakarsa. Dan enggak sampai jauh lah karena itu dari Depok,” ucap Kapolsek Jagakarsa, Kompol Wahid Key, kepada wartawan, Kamis (30/6).

Warga Kota Depok dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan, di kali Krukut dekat Grand Matoa Kecamatan Beji Kota Depok, Kamis (30/6). Jenazah yang membengkak itu bernama Imelga Dwirani warga Jalan Wadas, RT 6/14, Kelurahan/kecamatan Pancoranmas Kota Depok. IST

Saat ditemukan, jasad itu diketahui ada bekas kekerasan pada tubuhnya. Pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab pasti kematian korban. Apakah dibunuh, atau ternyata karena tenggelam dan hanyut terbawa arus kali.

“Jadi kondisi mayat itu tidak ditemukan adanya kekerasan namun karena tidak ada identitasnya, kami bawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk melakukan visum dan autopsi untuk mengetahui lebih dalam,” ujar dia.

Wahid menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Babinsa di lokasi kejadian. Hal ini tak lain guna mencari tahu soal identitas korban. “Kami koordinasi untuk mengecek apakah ada warga yang hilang sehingga nanti bisa lakukan pengecekan di RS Fatmawati,” tandasnya.(ger/rd)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Fahmi Akbar