BAHAGIA : Aparatur Kelurahan Pondok Cina bersama anak siswa di halaman depan kelurahan, Rabu (27/07). ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Guna meningkatkan kepercayaan diri terhadap anak, Aparatur Kelurahan Pondok Cina (Pocin), Kecamatan Beji menggelar penyuluhan terkait pencegahan kekerasan terhadap anak di aula Kelurahan setempat, kegiatan juga diisi dengan berbagai permainan dan lomba untuk menghibur anak-anak sekaligus memperingati hari anak nasional.

“Ini merupakan kegiatan anak-anak dalam rangka hari anak nasional, jadi kami membuat kegiatan khusus seperti lomba untuk anak, seperti mendongeng, puisi, bernyanyi dan lain sebagainya,” ucap Lurah Pondok Cina, Bahrudin kepada Radar Depok, Rabu (27/07).

Bahrudin mengungkapkan, peserta yang ikut merupakan dari lima Sekolah Dasar (SD) yang ada di Pondok Cina, yakni SDN Pondok Cina 1, SDN Pondok Cina 3, SDN Pondok Cina 5, MI Ar Rahman dan SD Muhammadiyah 3 Depok.

Baca Juga  Program JKN Melindungi Rakyat, Saya Bukti Nyatanya

Karena kapasitas ruangan yang terbatas, dirinya meminta dari setiap perwakilan sekolah sebanyak tujuh anak untuk mengikuti kegiatan.

“Jika ditotalkan menjadi 35 anak, itupun mereka juga didampingi oleh masing-masing gurunya, dan kebetulan juga beberapa orangtua dari mereka juga ada yang hadir,” ucap Bahrudin.

Tidak hanya perlombaan, permainan tradisional pun turut dimainkan untuk memberikan kesenangan bagi setiap anak.

“Di halaman depan tadi ada beberapa permainan yang dimainkan anak-anak, Alhamdulillah tadi mereka sangat senang ketika berbaur bersama anak-anak yang lainnya, selain untuk kesenangan, juga untuk melatih kekompakan mereka,” ungkapnya.

Setelah permainan selesai, lanjut Bahrudin, pemenang dari perllombaan maupun permainan diberikan sejumlah hadiah berupa tropi dan makanan ringan.

Baca Juga  Pesta Rakyat di Lapangan Komodo Beji Depok Meriah

“Kami beri penghargaan berbentuk tropi, dan semua anak yang hadir juga diberikan hadiah berupa makanan ringan yang sudah terbungkus rapih,” kata Bahrudin.

Bahrudin mengatakan, kegiatan yang dilakukan juga tidak semata-mata untuk kesenangan saja, melainkan untuk membangun kepercayaan diri kepada anak-anak terutama untuk mencegah kekerasan terhadap anak.

“Tadi juga ada penyuluhan kepada anak-anak, apabila mereka mendapat tindakan yang mengancam mereka, mereka sudah paham bagaimana caranya untuk melindungi diri mereka jika terjadi hal tersebut, seperti minta tolong atau melapor ke warga lain dan masih banyak lagi,” ungkap Bahrudin.

Harapannya, guru-guru yang hadir juga bisa menyampaikan Kembali kepada murid-murid lainnya perihal pencegahan untuk menghilangkan kekerasan terhadap anak.

Baca Juga  Katar Curug Depok Berbagi

“Setelah dilihat dari animo anak-anak yang sangat antusias tadi, ada keinginan dari guru-guru mereka yang menginginkan kegiatan seperti ini terlaksana kembali untuk sekolah-sekolah yang lain,” tandas Bahrudin. (ama)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Ricky Juliansyah