SOSIALISASI : Disporyata bersama peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi CHSE di Grand Mulya Bogor Resort & Convention Hotel, Jalan Babakan Tumas, Sentul, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (30/06). ALDY RAMA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Di tengah hantaman badai Covid-19, Cleanlinness, Health, Safety and Environtment Sustainability (CHSE) penting bagi sektor pariwisata. Untuk itu, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok mengadakan kegiatan Sosialisasi CHSE di Grand Mulya Bogor Resort & Convention Hotel, Jalan Babakan Tumas, Sentul, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada 29-30 Juni.

Kepala Seksi Pengembangan Destinasi dan Industri Usaha Pariwisata Disporyata Kota Depok, Christine Desima Arthauli mengatakan, sosialisasi ini bertujuan agar setiap pelaku usaha tirta memiliki pengetahuan dan wawasan, terutama sertifikasi.

“Supaya setiap pengunjung itu merasa aman dan nyaman, apalagi jika ada peristiwa yang tidak diinginkan setidaknya pengelola tempat tahu apa yang harus pertama kali dilakukan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ucapnya kepada Radar Depok, Jumat (1/7).

Christine melanjutkan, sosialisasi ini rencananya akan ada sertifikasi Lifeguard, dan berharap kedepannya agar para pelaku wisata memiliki sertifikasi CHSE.

Sementara, Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Situ Tujuh Muara Bojongsari, Daud Sulaiman mengungkapkan, dirinya sangat senang dan berterimakasih dengan di adakan sosialisasi CHSE, karena dapat menambah wawasan baginya.

“Sosialisasi yang dilakukan ini sangat penting bagi kami sebagai Pokdarwis Situ Tujuh Muara, apalagi kami juga memiliki tanggung jawab jika memang ada hal yang tidak diinginkan di tempat wisata kami,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Daud mengatakan, dirinya akan semaksimal mungkin menjaga kebersihan, kemananan serta meningkatkan pelayanan kepada pengunjung yang hadir.

“Semoga kegiatan seperti ini sering diselenggarakan, agar kami sebagai para pelaku pariwisata dapat lebih paham lagi terhadap hal yang menjadi tanggung jawab kami,” tutupnya. (cr2)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Ricky Juliansyah