KB GRATIS : Pelaksanaan KB gratis yang dilaksanakan di KPRJ Bunda Medika, Jalan Raya Curug, RT2/7, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Rabu (10/8). ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – IBI Bojongsari bersama tim Petugas Lapangan KB (PLKB) menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis di KPRJ Bunda Medika, Jalan Raya Curug, RT2/7, Kelurahan Curug, Bojongsari Kota Depok. Sebanyak 100 akseptor ditargetkan dalam pemasangan Intrauterine Device (IUD) dan implan KB untuk menekan angka kelahiran dan mensejahterahkan keluarga bahagia, Rabu (10/7.

Ketua IBI Bojongsari, Bidan Purwiyanti mengatakan, pelayanan yang diselenggarakan merupakan pelayanan KB gratis bagi masyarakat. “Pelayanan ini meliputi pemasangan IUD dan implan KB dengan target 100 pasien hari ini,” ucap Purwiyanti kepada Radar Depok, Rabu (10/8).

Baca Juga : Penyelidikan Kasus Asusila di Depok Dinilai Lamban, Keluarga Korban Lapor ke DPR RI

Lanjutnya, pelayanan ini dapat dikatakan sebagai bakti sosial pelayanan KB,  yang saat ini bekerjasama dengan tim PLKB Kecamatan Bojongsari.

“Pelayanan seperti ini biasanya kami lakukan dalam setahun dua kali bahkan bisa sampai tiga kali, dalam mengikuti program pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan suatu keluarga yang sejahtera dan bahagia,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Purwiyanti, program ini dapat menciptakan keluarga yang harmonis, salah satunya dengan memberikan pembinaan kepada kader serta pasangan dalam usia subur dari 20-35 tahun.

“Program seperti ini sudah kami agendakan sebanyak tiga kali dalam tahun ini, untuk saat ini kegiatan dilaksanakan di KPRJ Bunda Medika, pada September yang akan datang nanti akan dilaksanakan di KPRI Najwa Medika, dan yang terakhir pada Oktober mendatang akan dilaksanakan di KPRJ Purwi Medika,” ungkap Purwiyanti.

Purwiyanti mengungkapkan, untuk pelayanan KB gratis yang diselenggarakan di KPRJ Bunda Medika, ditargetkan sebanyak 100 pasien.

“Tentunya kami menginginkan masyarakat menjadi keluarga yang sejahtera dan bahagia dari program KB gratis untuk menekan angka kelahiran, maka dari itu kami menargetkan sebanyak 100 pasien dan insha allah 100 persen akseptor dari pemasangan IUD atau implan KB itu sendiri dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. (ama/rd)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Fahmi Akbar