SANTUNAN : Kelurahan Jatijajar melaksanakan acara santunan yatim dan duafa di Masjid Jami Al Islah, RW1, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos Kota Depok. ANDIKA EKA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Memperingati 10 Muharram, Kelurahan Jatijajar menyantuni yatim dan duafa di Masjid Jami Al Islah, RW1, Kelurahan Jatijajar, Tapos Kota Depok. Sebanyak 55 anak yatim dan duafa yang ada di lingkungan RW1 diberikan santunan sekaligus diberikan makanan, Jumat (12/8).

Acara ini juga dihadiri Lurah Jatijajar, Mujahidin, Ketua MUI Kelurahan Jatijajar, Achmad Rifai, Ketua NU Jatijajar, Abdul Somad, Ketua RW1, Achmad Mauludin, Para Ketua RT Se-RW1, dan masyarakat yang ada diwilayah tersebut.

Baca Juga : Kenalkan Batik Depok, ASN Adu Fashion di Balaikota 

Lurah Jatijajar, Mujahidin sanggat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pihak DKM Masjid Jami Al Islah dan pengurus RW1.

“Acara berjalan cukup meriah, acara yang diawali dengan pembacaan Ratib serta dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan diakhiri dengan santunan,” ujar Mujahidin kepada Harian Radar Depok.

Baca Juga  Memiliki Kekayaan Rp1,6 Triliun, Berikut Profil Kepala SMKN 5 Tangerang Nurhali

Mujahidin mengatakan, menjadi teringat masa kecilnya dimana dari umur empat tahun sudah menjadi yatim ditinggalkan oleh orang tuanya. Sehingga dia bisa merasakan bagaimana senangnya waktu itu ketika mendapatkan santunan ketika dia masih kecil.

“Semoga santunan yang diberikan oleh kita semua kepada yatim dan duafa bisa menjadi ladang pahala di hari yaumil nanti,” ucapnya.

Mujahidin juga menyampaikan untuk program pemerintah yang mana akan segera dibangun Masjid Raya Kota Depok diwilayah RW1. Tepatnya di jalan Raya Bogor didepan terminal Jatijajar semoga pembangunan tersebut bisa berjalan dan terlaksana dengan baik.“ Doakan Semoga berjalan dengan baik,” tururnya

Ketua RW 1 Jatijajar, Achmad Mauludin mengatakan, lebaran anak yatim yang jatuh pada 10 Muharram bagi sebagian masyarakat Indonesia identik dengan Hari Raya Anak Yatim.

Baca Juga  Keren, Warga Swadaya Turap Situ Cinere

“Bagi kami masyarakat Muslim yang ada di wilayah RW1, Muharram termasuk salah satu momentum mulia karena menjadi bulan pembuka tahun baru, sehingga menjadi hal yang sanggat tepat jika dalam kondisi ini kami selalu melaksanakan santunan anak yatim yang dilaksanakan bertepatan pada tanggal 10 Muharram,” ungkapnya.

Achmad Mauludin juga mengatakan, tradisi ini dilakukan oleh para ulama maupun masyarakat umum dan semoga warga di lingkungan selalu kompak. Dan bisa selalu melaksanakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan duafa.

Achmad Mauludin berharap, santunan kepada anak yatim dan dhuafa bisa dilaksanakan setiap bulan agar anak yatim yang ada merasa benar-benar diperhatikan.

“Kapan pun dan di mana pun, kita dapat menyantuni anak yatim tanpa menunggu tanggal 10 Muharram,” pungkasnya.(ana/rd)

Baca Juga  Profesinalisme 47 Jurnalis Diuji

Jurnalis : Andika Eka

Editor : Fahmi Akbar