LOMBA : Turnamen Piala Lurah Pondok Petir yang berjalan di Lapangan Dara, RT01/11, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Sabtu (13/08). ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Kendati sempat ricuh pada pertandingan ketiga, final turnamen bulutangkis memperebutkan Piala Lurah Pondok Petir di Lapangan Dara, RT1/11 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari sukses digelar. Tim RW12 menjadi jawara dalam laga pamungkas tersebut.

Ketua Panitia sekaligus Ketua RW12, Kiswanto mengatakan, perhelatan kompetisi turnamen bandminton piala Lurah Pondok Petir semulanya berjalan kondusif, hingga menyisakan dua tim terbaik, yaitu tim dari RW5 dan RW12 yang lolos ke grand final dari 16 tim yang bermain.

“Acara sempat tertunda karena Pukul 19:00 WIB sempat gerimis hingga pukul 08:15 WIB. Setelah cuaca memungkinkan, pertandingan kembali dibuka oleh pak lurah selaku penyelenggara,” ucap Kiswanto kepada Radar Depok, Senin (15/08).

Kemudian, kata Kiswanto, awal mula pertandingan berjalan dengan seru, kedua tim menyajikan permainan yang sangat menghibur dan menarik. Namun, saat pertandingan ketiga yang dipimpin tim RW12 dengan selisih angka yang ketat, timbul provokasi dari kedua belah pihak supporter.

“Supporter begitu semangat memberikan dukungan kepada masing-masing timnya, sehingga keadaan mulai tak terkendali pada pertengahan pertandingan ketiga, dan akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan ketika pihak panitia dan keamanan telah melerai kedua kubu yang memanas,” ungkapnya.

Kiswanto mengatakan, tim dari RW12 dinyatakan sebagai juara dalam kompetisi turnamen piala Lurah Pondok Petir. Dengan sistem Rally Point, yang artinya permainan bulutangkis dimainkan dengan mencari angka 21 poin dalam tiap set.

“Sistem dalam turnamen ini adalah beregu, yang dimana setiap tim terdiri dari 5 regu atau 5 pasang pemain, dan setiap regu memainkan dua set dengan target 21 poin, yang mencapai angka 42 terlebih dahulu dalam 2 set dinyatakan sebagai pemenang,” jelasnya.

Insert : Lurah, pemain dan panitia Turnamen Piala Lurah Pondok Petir berfoto. ALDY RAMA/RADAR DEPOK

Dalam grand final, sambung Kiswanto, RW12 dinyatakan menang dengan perolehan skor skor 37-42 pada pertandingan pertama, 39-42 laga kedua, dan pertandingan ketiga 31-36 yang sempat ricuh.

Sementara, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pondok Petir, Rahmat Hidayat mengatakan, ia mengapreasiasi setinggi-tingginya kepada pihak panitia dan keamanan yang sangat luar biasa bekerja keras untuk mengamankan pertandingan, juga para koordinator supporter yang turut membantu menenangkan tiap kubu.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas dilaksanakannya gelaran turnamen badminton piala Lurah Pondok Petir yang dari awal sudah berjalan sangat baik. Meskipun sempat ricuh dalam pertandingan ketiga, pihak keamanan dan panitia telah berhasil melerai dengan semaksimal mungkin, tentunya saya mengapresiasi hal tersebut,” ungkapnya.

Rahmat Hidayat mengaku menyayangkan pertandingan yang awalnya berjalan lancar dinodai dengan adanya provokasi dari salah satu kubu. Namun, hal tersebut berhasil dikendalikan hingga RW12 dinyatakan sebagai pemenang dalam turnamen badminton Piala Lurah Pondok Petir.

“Apresiasi dari saya setinggi-tinggi juga diberian kepada segenap panitia dan tiga pilar dan juga turut mendukung suksesnya acara ini tak lupa saya mengucapkan selamat kepada semua tim yang sudah bertanding dan mengucapkan terima kasih kepada semua tim dan semua suporter yang sudah ikut serta mensukseskan kegiatan ini,” ucap Rahmat. (ama)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Ricky Juliansyah