PELATIHAN : Pelatihan mitigasi bencana Situ Tujuh Muara Bojongsari Kota Depok berlangsung, Sabtu (24/9). ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Mengantisipasi kecelakaan air di Situ Tujuh Muara Bojongsari. Aparatur Kelurahan Bojongsari bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bojongsari Kota Depok menggelar pelatihan, Jumat (30/9). Latihan dimaksudkan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bencana beberapa waktu lalu di Pendopo Pokdarwis RT2/8 Kelurahan Bojongsari, Situ Tujuh Muara.

“Mitigasi bencana bertujuan untuk mengurangi risiko bencana, khususnya di Situ Tujuh Muara Bojongsari,” ucap Kasi Pemtrantib Kelurahan Bojongsari, Ahmad Sutisna kepada Radar Depok, Jumat (30/9).

Sutisna melanjutkan, mitigasi bencana sangat pentng, apalagi Situ Tujuh Muara Bojongsari memiliki sumber daya alam yang indah, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata di Kelurahan Bojongsari.

“Pelatihan ini sengaja dilakukan agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar perihal keamanan di Situ Tujuh Muara,” jelasnya.

Baca Juga  Manfaatkan Lahan Kantor, Ratujaya Tanam Buah-buahan

Pelatihan yang berlangsung, lanjut Sutisna, berupa penanganan bencana di air, dengan melibatkan unsur Koramil, Karang Taruna (Katar), Perlindungan Masyarakat (Linmas), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Bojongsari RT/RW, serta elemen masyarakat lainnya, pelatihan ini juga bekerja sama dengan Asar Humanity selaku Lembaga Kemanusiaan.

“Ke depannya kami nakan melakukan pelatihan lagi, yang belum disampaikan oleh narasumber. Seperti teknis, pengamanan dan apa yang perlu dilakukan ketika ada seseorang yang mengalami kecelakaan di air,” tuturnya.

Sementara, Anggota Pokdarwis Kelurahan Bojongsari, Heru mengungkapkan, sinergi antara kelurahan dengan Pokdarwis Kelurahan Bojongsari sangat dibutuhkan, berkaitan dengan mitigasi bencana.

“Karena pelatihan mitigasi bencana sangat dibutuhkan, khususnya rekan-rekan Pokdarwis serta elemen masyarakat lainnya,” ucap Heru.

Baca Juga  Ingat, MUI Depok Larang Hewan PMK Disembelih!

Heru mengatakan, apalagi pelatihan yang berlangsung turut melibatkan Linmas. Kegiatan ini tentunya meningkatkan knowledge mereka. Jadi tidak hanya penanganan di lingkungan darat, namun juga di air.

“Karena Situ Tujuh Muara Bojongsari kian ramai dengan pengunjung, maka dari itu penanganan skill bagi korban yang mengalami kecelakaan air yang terjadi dapat mereka tangani dengan sigap dengan pelatihan yang berlangsung,” ungkapnya.

Heru berharap, dengan adanya pelatihan yang berlangusng, sinergitas antara aparatur kelurahan dengan Pokdarwis serta elemen masyarakat lainnya dapat berlanjut.

“Lembaga Kemanusiaan seperti Asar Humanity juga nantinya akan menjadi bagian dari Pokdarwis, yang akan menjadi instruktur bagi rekan-rekan yang ada di Situ Tujuh Muara Bojongsari,” pungkasnya. (ama/rd)

Baca Juga  Sulap Lapangan jadi Sport Center

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Fahmi Akbar