Gelandang Timnas Indonesia Marc Klok merayakan gol yang dia cetak ke gawang Curacao (24/9). (PSSI/Twitter)
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Tim nasional Indonesia mencatat kejutan, dengan mengandaskan Curacao yang memiliki ranking lebih baik.

Fachruddin Aryanto dkk menundukkan Curacao dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, malam ini (24/9).

Curacao sempat memimpin lebih dulu berkat gol cepat Rangelo Janga pada menit ke-8. Namun, Indonesia membalikkan keadaan melalui gol dari Marc Klok (18′) dan Fachruddin Aryanto (22′).

Masih di babak pertama, Curacao menyamakan kedudukan 2-2 melalui Juniho Bacuna pada menit ke-25.

Pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-56, Dimas Drajad mencetak satu gol untuk memastikan kemenangan bagi Indonesia.

Meski berstatus tim tamu, Curacao tampak ingin membuktikan statusnya sebagai negara urutan ke-84 peringkat FIFA. Dan sejak awal, negeri dari Karibia itu berusaha mendominasi penguasaan bola serta menekan Indonesia yang ada di peringkat ke-155.

Baca Juga  14 Titik Septictank di Leuwinanggung Baru 30 Persen

Delapan menit pertandingan berjalan, Janga sukses membuka keunggulan untuk Curacao dengan skor 1-0. Dia dengan sigap memanfaatkan bola muntah yang membentur tiang gawang tuan rumah.

Indonesia berusaha keluar dari penguasaan permainan Curacao. Hasilnya, pada menit ke-18, Tim Garuda sukses menyamakan kedudukan melalui gol Klok.

Menerima umpan backheel dari Egy Maulana Vikri, Dimas cermat meneruskan bola kepada Klok yang berdiri tanpa kawalan dan tinggal melesakkannya ke gawang Curacao.

Gol itu seperti melecut momentum bagi Indonesia. Empat menit kemudian, Indonesia sukses membalikkan keunggulan menjadi 2-1 atas Curacao. Gol tercipta setelah lemparan ke dalam Pratama Arhan disambut tandukan Fachruddin.

Sayangnya keunggulan itu tak bertahan lama. Sebab pada menit ke-23. Curacao melancarkan serangan balik cepat yang sukses membongkar pertahanan Elkan Baggott dkk. Bacuna mencetak gol dan membuat gawang tuan rumah yang dijaga Nadeo Argawinata bobol lagi.

Baca Juga  Marc Marquez : T1, T3, dan T4 di Mandalika Bagus, T2 Terlalu Cepat

Empat gol yang tercipta dalam kurun waktu 23 menit itu membuat pertandingan semakin terbuka.

Pelatih Indonesia Shin Tae-yong tampak berusaha memanfaatkan sisi sayap untuk menembus pertahanan Curacao. Namun, hingga turun minum, skor masih imbang 2-2.

Shin berusaha menambah tenaga segar Indonesia di babak kedua. Dia memasukkan Marselino Ferdinan dan Saddil Ramdani untuk menggantikan Ricky Kambuaya dan Egy Maulana.

Hal itu tampaknya cukup ampuh. Sebab pada menit ke-63, Indonesia kembali unggul lewat gol Dimas Drajad. Pemain Persikabo 1973 itu sukses memanfaatkan umpan baik buah kerja sama apik antara Klok dan Arhan.

Indonesia sempat memperoleh kesempatan bagus ketika Marselino dilanggar Aryton Statie tak jauh dari kotak penalti. Sayang eksekusi tendangan bebas Saddil belum membuahkan gol.

Baca Juga  Panjat Tebing Depok Raih Empat Medali

Kemenangan ini berdampak sangat bagus. Sebab, peringkat FIFA Indonesia menjadi terkerek. Tambahan 7,41 poin membuat Indonesia naik ke posisi 153 dunia. Sementara itu, Curacao turun satu posisi.

Kemenangan ini juga menjadi modal positif bagi Indonesia untuk menghadapi partai kedua melawan Curacao. Laga kedua berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9).(JPC)