TERIMA : Penandatanganan penerimaan dana insentif RT/RW dan LPM di Kantor Kelurahan Tanah Baru Kota Depok, Jumat (23/9). ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Seluruh Ketua RT/RW dan LPM di wilayah Kelurahan Tanah Baru, Beji Kota Depok boleh berbahagia. Pasalnya, dana insentif yang diberikan tahun ini cair lagi, Jumat (23/9). Sebelum mencairkan dana insentif tersebut, ketua lingkungan harus menandatangani penerimaan dana insentif di Kantor Kelurahan Tanah Baru.

Kasi Kemas Kelurahan Tanah Baru, Suherni mengatakan, dana insentif darI 96 Ketua RT, 14 RW dan LPM di Kelurahan Tanah Baru diberikan dengan nominal yang berbeda. Dari total Ketua RT/RW dan LPM yang ada di Kelurahan Tanah Baru, dana insentif yang diberikan untuk RT senilai Rp500 ribu perbulan, RW Rp600 ribu dan LPM Rp800 ribu.

Suherni mengungkapkan, dana insentif yang diberikan per empat bulan sekali, dan ini baru diterapkan sejak Januari 2022. Berbeda dengan tahun lalu, dana insentif diberikan per enam bulan sekali.

Baca Juga  Reskrim Polsek Sawangan Buru Pencuri Sampai ke Padang

“Jadi tinggal dikalkulasikan saja, Ketua RT perbulannya Rp500 ribu dikali empat bulan, total yang mereka dapatkan berarti Rp2 juta per empat bulan. Ketua RW mendapat Rp2,4 juta dan LPM Rp3,2 juta,” terangnya kepada Radar Depok, Minggu (25/9).

Sebelum menerima dana insentif, lanjut Suherni, Ketua RT/RW maupun LPM terlebih dahulu menandatangani penerimaan dana insentif RT/RW dan LPM di Kantor Kelurahan Tanah Baru.

“Setelah penandatanaganan usai dilakukan, dana insentif tersebut akan diberikan melalui rekening pribadi masing-masing Ketua RT/RW dan LPM,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, turut hadir Ketua RT4/6 Tanah Baru, Surmansyah mengungkapkan, pemberian dana insentif yang diberikan oleh aparatur Kelurahan Tanah Baru sangat membantu.

Baca Juga  Hari ini Vinus dan DEEP Resmikan Kantor

“Tentunya pemberian dana insentif yang diberikan sangat membantu, meskipun kisaran pemberian yang diberikan tidak terlalu besar,” ucapnya.

Berkaitan dengan perbandingan insentif yang diberikan tahun lalu, Surmansyah mengatakan, memang ada penigkatan pemberian dana insentif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya secara bertahap.

“Pertama kali saya menjabat sebagai Ketua RT4/6 2016 lalu, dana insentif yang diberikan senilai Rp150 ribu per bulan yang dikalkukasikan dan diberikan tiap enam bulan senilai Rp900 ribu. Kemudian, tahun 2017 insentif kembali dinaikkan menjadi 160 ribu perbulan yang diberikan per enam bulan sekali menjadi Rp960 ribu,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Surmansyah, kenaikan nominal dana insentif untuk perbulannya pernah ia dapatkan senilai Rp200 ribu yang dikalkulasikan per enam bulan menjadi Rp1,2 juta.

“Pada tahun 2021, dana insentif yang didapat senilai Rp300 ribu yang dikalkulasikan per enam bulan menjadi Rp1,8 juta. Kemudian, kenaikan dana insentif 2022 ini naik menjadi Rp500 ribu, namun diberikan per empat bulan sekali yang dikalkulasikan jadi Rp2 juta,” ungkapnya.

Baca Juga  Berkas PTSL Pangkalanjati, Depok Dikit Lagi Selesai

Surmansyah mengucapkan, apa yang sudah ia terima akan dimanfaatkan semaksimal mungkin, terutama untuk sekretaris dan bendaharanya.

“Pemberian dana insentif ini tentunya akan saya bagikan juga kepada sekretaris dan bendahara saya selaku pengurus di wilayah RT4/6 juga,” tandasnya.

Perlu diketahui, pencairan dana insentif RT/RW dan LPM yang diberikan per empat bulan sekali ini baru diberlakukan Januari 2022. Sebelumnya, pemberian dana insentif tahun lalu dicairkan per enam bulan sekali, kenaikan nominal juga terjadi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.(ama/rd)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Fahmi Akbar