LAPORKAN : PWI Kota Depok ketika melaporkan dua pegiat media sosial ke Polres Metro Dpeok, Selasa (13/09). DOK. RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Polres Metro Depok secara resmi memproses laporan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok melalui seksi advokasinya. Adapun, jalur hukum itu ditempuh, sebab ada dua pegiat media sosial yang diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap organisasi kewartawanan tersebut.

Ketua seksi advokasi PWI Kota Depok sekaligus Pelapor, Joko Warihnyo menerangkan, Penyidik dari Polres Metro Depok baru saja memeriksa dirinya. Setidaknya, ada tujuh pertanyaan yang diajukan penyidik terhadapnya.

“Saya mendapatkan tujuh pertanyaan dari penyidik untuk selanjutnya saya mengajukan para saksi untuk dimintai keterangannya dalam waktu dekat ini,” ungkapnya kepada Radar Depok, Jumat (16/09).

Joko menjelaskan, pihaknya telah mengajukan tiga saksi kepada penyidik, yakni Ketua PWI Kota Depok, Rusdi Nurdiansyah beserta dua anggota lainnya yakni Hendrik Rasekeui dan Wahyudin.

Baca Juga  PWI Depok Gelar Vaksinasi untuk Wartawan dan Keluarga

“Saya berharap penyidik dari Polres Metro Depok dapat bekerja secara maksimal dengan memanggil dua terlapor yang merupakan pegiat media sosial tersebut,” pintanya.

Menurut dia, kedua terlapor telah melakukan pencemaran nama baik PWI Kota Depok sekaligus mencoreng dan menodai marwah organisasi yang lahir setahun setelah Indonesia merdeka.

“Tudingan dan tuduhan dia itu mengada-ada, bahkan dia malah membuat klarifikasi di sosial media seakan-akan dia paling benar,” tutur Joko.

Untuk diketahui, PWI Kota Depok secara resmi melaporkan dua pegiat media sosial atas dasar pencemaran nama baik ke Polres Metro Depok Selasa (13/09). (ger)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Ricky Juliansyah