Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan. (Jawa Pos)
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Setelah Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri meminta maaf atas aksinya menyuruh push up dan berguling-guling seorang sopir truk, Ahmad Misbah. Sabtu (24/9), Polda Metro Jaya memastikan akan ada pertemuan keduanya pada Senin (26/9) di Polrestro Depok. Pertemuan tersebut sebagai langkah mediasi antar Tajudin Tabri dan Misbah.

“Iya benar laporannya memang sudah masuk kemarin (23/9),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan seperti ditukil dari detik.com, Sabtu (24/9).

Zulpan menyebut, terlapor dan pelapor telah sepakat akan bertemu di Polres Metro Depok pada Senin (26/9). Keduanya akan melakukan mediasi untuk penyelesaian kasus tersebut.

“Mereka sudah ada komunikasi dan kemudian mereka sudah sampaikan kepada penyidik kedua belah pihak telah menyampaikan hari Senin akan datang ke polres untuk menyelesaikannya. Nanti polisi yang menentukan kan ada mekanisme restorative justice,” katanya.

Baca Juga  Rekap P21 Minta Dibeberkan

Zulpan mengaku, laporan dari korban tetap akan diproses secara profesional. Namun, pihaknya juga terbuka untuk mengedepankan restorative justice jika kata damai telah disepakati pihak Tajudin dan Misbah.

Seperti diketahui bersama, video Wakil Ketua DPRD Depok viral setelah menyuruh sopir truk push up dan berguling-guling di jalan. Permintaan Tajudin Tabri itu lantaran truk yang dikendarai Misbah merusak palang yang dibuat masyarakat. Setelah aksi itu Misbah melaporkan perbuatan Tajudin Tabri ke Polrestro Depok, Jumat (23/9).(det/rd)