WCD : Giat bersih-bersih memperingati World Cleanup Day di Jalan HM Alif, RT3/5, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji Kota Depok, Kamis (22/9). ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – World Cleanup Day (WCD) atau hari bersih-bersih se-dunia dirayakan secara serentak di Kota Depok, Kamis (22/9). Tak terkecuali Kecamatan Beji, menggelar giat bersih-bersih bersama berbarengan dengan bank sampah dan BIAN bagi balita yang belum diimunisasi. Perhelatan ini diselenggarakan di Jalan HM Alif, RT3/5, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

“WCD atau hari bersih-bersih se dunia yang jatuh pada tanggal 21 September dirayakan serentak se-Kota Depok pada 22 September, untuk lokasinya kami adakan di RW5 Kelurahan Kukusan,” ucap Sekretaris Kecamatan Beji, Ahmad Rifai kepada Radar Depok, Jumat (23/9).

Giat bersih-bersih yang berlangsung, lanjut Rifai, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar betapa pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga.

“Terdapat beberapa rangkaian selain WCD, yaitu kegiatan bank sampah dan BIAN yang dilakukan oleh Puskesmas Tanah Baru dengan target sasaran bagi balita yang belum diimunisasi,” jelasnya.

Rifai mengungkapkan, tujuan bank sampah juga diadakan untuk meminimalisir volume sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Karena debit sampah di TPA Cipayung sudah sangat overload. Semoga masyarakat sekitar makin sadar akan pentingnya memilah dan mengolah sampah yang bisa dimanfaatkan kembali,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, turut hadir Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Kukusan, Marwiyah mengatakan, prosesi WCD, Bank Sampah dan BIAN berjalan begitu lancar.

Marwiyah melanjutkan, sampah-sampah yang dapat dimanfaatlan seperti kardus, botol plastik dan lain sebagainya dikumpulkan untuk diolah kembali. Sebaliknya, jika sampah yang tidak bisa dimanfaatlkan akan ditampung terlebih dulu.

“Untuk prosesi BIAN, ditargetkan bagi balita yang belum diimunisasi. Prosesi BIAN tercatat sebanyak 56 balita berhasil melakukan imunisasi,” pungkasnya. (ama/rd)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Fahmi Akbar