BUDIDAYA : Ketua Paguyuban RT/RW Bojongsari, Daud Sulaiman saat menyiram tanaman anggur yang dibudidaya. ALDY RAMA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

Mengadakan program pelatihan budidaya tanaman anggur merupakan suatu hal yang ingin diciptakan oleh seorang Ketua Paguyuban RT/RW Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman. Sebagai contoh, ia menanam sekitar enam tanaman anggur di pelataran Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari Kota Depok.

Laporan : Aldy Rama

RADARDEPOK.COM – Begitu rajinnya seorang Ketua Paguyuban RT/RW Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman ketika pertemuan yang tak disengaja dengan awak Radar Depok. Cuaca kala itu memang begitu sedikit terik, memasuki sore hari. Daud menyempatkan dirinya untuk merawat salah satu tanaman yang ia tanam di pelataran Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari Kota Depok.

Dengan bermodalkan selang yang lumayan panjang, ia siram salah satu tanaman kesayangannya, yakni anggur yang berjumlah enam pohon. Bukan hanya sekadar kesayangan saja, melainkan tanaman anggur tersebut menjadi cikal bakal sebagai pelatihan tanaman anggur yang bertemakan

‘Anggurin Angguran’ pada 25 September mendatang di lokasi yang sama.

“Ini merupakan salah satu contoh atau model tanaman anggur untuk pelatihan budidaya anggur dalam tema ‘Anggurin Angguran’ dalam waktu dekat ini, ucap Ketua Paguyuban RT/RW Kelurahan Bojongsari tersebut.

Dalam menyelenggarakan anggurin angguran ini, tentu Daud tidak bekerja seorang diri. Ia turut dibantu juga oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan pihak Kelurahan Bojongsari. Tidak menutup kemungkinan, semangatnya dalam membangun program tersebut terpancar dari semangatnya ketika merawat anggur yang ia tanam tersebut.

“Tentunya pelatihan nanti yang akan diselenggarakan, diharapkan nantinya warga sekitar dapat mempraktikannya di pekarangan rumah atau di wilayah mereka masing-masing,” ucapnya.

Enam tanaman anggur yang ia tanam masih terbilang sangat belia. Targetnya, diperkirakan lima hingga enam bulan ke depan tanaman anggur yang ia tanam tersebut sudah berbuah dengan perawatan yang rutin ia lakukan hampir setiap hari.

“Untuk pengembangan atau perawatannya, kami menggunakan media sekam bakar, pupuk organik eceng gondok kering yang ditimbun dan masih banyak lagi, yang pasti hal tersebut akan kami bahas dalam pelatihan yang anggurin angguran nanti,” demikian Daud. (*)

Editor : Ricky Juliansyah