SATGAS : Kelurahan Tapos mengadakan kegiatan pembentukan Satgas Anti Narkoba dengan sasaran remaja Kelurahan Tapos. ANDIKA EKA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM, TAPOS Kelurahan Tapos mengadakan kegiatan pembentukan Satgas Anti Narkoba dengan sasaran remaja Kelurahan Tapos. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Tapos.

Laporan : Andika Eka Maulana

Permasalahan penyalahgunaan narkoba harus mendapatkan perhatian serius dari semua kalangan. selama ini kebanyakan masyarakat masih belum memahami dan mengerti betul tentang bahaya narkoba yang sebenarnya. kebanyakan dari kita masih belum peduli terhadap permasalahan narkoba di lingkungannya. Padahal ini adalah tanggung jawab bersama untuk ikut serta dalam mencegah peredaran gelap narkoba di lingkungan masing-masing.

Perlu kita ketahui bahwa peredaran narkoba bekerja melalui sistem jejaring yang sangat kuat yaitu dimulai dari penyedia bahan, produsen, penyalur, pengepul dan terakhir pengecer hingga sampai ke pemakai atau penyalahguna narkoba.

Baca Juga  931 Kicau Mania Meriahkan HUT Depok

Hal ini tentu juga harus dilawan dengan sistem jejaring, yaitu keterlibatan seluruh komponen masyarakat untuk bahu membahu melawan jaringan narkoba. Maka dari itu, perlunya pembentukan satuan tugas (Satgas) anti-narkoba yang bersifat jejaring untuk membendung permasalahan narkoba ini.

Satgas Anti Narkoba sendiri merupakan sekumpulan orang yang dibentuk menjadi sebuah kader yang mempunyai tugas melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di lingkungannya masing-masing.

BACA JUGA : Forum Anak Kelurahan Tapos Depok Regenerasi Kepengurusan

Camat Tapos, Abdul Mutolib mengatakan, tujuan pembentukan satgas anti narkoba adalah mensosialisasi bahaya narkoba dari BNN Kota Depok dan pembentukan satgas.

“Tujuanya Sosialisasi bahaya narkoba serta pembentukan satgas,” ujar Abdul Mutolib.

Baca Juga  Lawan Arus di Jalan Juanda, Seorang Wanita Tewas Ditempat

Selain itu, Abdul Mutolib menjelaskan bahwa tugas satgas anti narkoba ini seperti mencegah dirinya dari narkoba, penyadaran bagi masyarakat tentang bahaya narkoba bagi lingkungan sekitarnya.

“Dan jika di antara mereka terindikasi mengggunakan narkoba siap untuk di rehabilitsi, Intinya satgas untuk menjaga agar narkoba itu tidak bersarang di wilyahnya,” tuturnya.

Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan Kelurahan Tapos, Elis mengatakan pembentukan satgas anti narkoba di Kelurahan Tapos, yang menjadi satgas adalah anak-anak karang taruna usia 15sampai dengan  24 tahun.

BACA JUGA : Buka Peluang Usaha, Kelurahan Tapos Depok Adakan Pelatihan Tata Rias Kecantikan

“Mereka menjadi satgas anti narkoba dengan tegeline siap tolak, siap rehap dan siap lapor,”  ucapnya.

Baca Juga  DPAPMK Bentuk Generasi Pelapor dan Pelopor

Lanjutnya, Satgas Anti Narkoba berperan untuk melakukan pendeteksian dini atau tukar menukar informasi terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta penjangkauan pengguna narkoba di lingkungannya masing-masing untuk disembuhkan melalui rehabilitasi. “Perananya sebagai pengawas di lingkunganya,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya Satgas Anti Narkoba di lingkungan Kelurahan Tapos. Elis berharap  bisa selangkah lebih maju dalam mencegah dari pada peredaran narkoba di Kelurahan Tapos.

“Dapat kita bayangkan jika semua lingkungan terbentuk Satgas Anti Narkoba. Maka tidak ada ruang untuk terjadinya peredaran narkoba di lingkungan kita. Sehingga terciptalah masyarakat yang sehat, produktif dan terbebas daripada penyalahgunaan narkoba,” tutupnya. (*)

Jurnalis : Andika Eka

Editor : Arnet Kelmanutu