pesawat
RAJAWALI LAUT FLIGHT: Sejumlah Pesawat Bonanza G-36 milik Skuadron 200 Wing Udara 2 Puspenerbal saat melalukan manuver dihadapan para pengunjung Naval Airbase Open Day di Apron Hanggar Lanudal Juanda di Sidoarjo Jawa Timur, kemarin, Minggu (12/6/2022). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun k-66 Pusat Penerbangan TNI AL dimeriahkan kembali dengan suguhan atraksi alutsista TNI AL yang sebelumnya tertunda karena pandemi Covid-19. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COMTNI Angkatan Laut (AL) telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat G-36 Bonanza dengan nomor ekor T-2503. Namun, kondisi awak pesawat belum bisa dipastikan. Hal ini karena bangkai pesawat masih dicari.

“Untuk kondisi pilot belum bisa kita pastikan. Kemungkinan sampai dengan tim penyelam melakukan pertolongan telah benar-benar menemukan dan melaporkan kondisi penerbang tersebut,” kata Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut, Laksamana Muda Dwika T Setiawan di Mabesal, Jakarta, Rabu (7/9).

Dwika mengatakan, pesawat diawaki oleh dua orang. Mereka yakni pilot dan co-pilot. Saat ini proses pencarian masih dilakukan oleh tim pertolongan.

“Adapun kemungkinan penyebab kecelakaan masih kita dalami karena kita akan turunkan tim investigasi setelah pesawat ditemukan kemudian kita angkat (ke daratan),” jelasnya.

Baca Juga  Mengenal Kawasan Sumur Bandung, Depok (1) : Peninggalan Para Leluhur, Memiliki Banyak Karomah

Sebelumnya, kecelakaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kembali terjadi. Rabu (7/9) pesawat latih milik TNI AL jatuh dan hilang di wilayah Perairan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

Berdasar informasi dari Dinas Penerangan (Dispen) Komando Armada (Koarmada) II, pesawat yang mengalami insiden tersebut berjenis G-36 Bonanza dengan nomor ekor T-2503. Pesawat tersebut mengalami insiden saat melaksanakan latihan anti serangan udara atau air defense exercise.

”Dalam hal (latihan anti serangan udara) ini, Bonanza berperan sebagai penyerang,” bunyi keterangan resmi Dispen Koarmada II, Rabu (7/9) siang. Dalam latihan tersebut, TNI AL turut mengerahkan sejumlah kapal perang.

Pesawat berikut awak pesawat tersebut masih dicari. ”TNI Angkatan Laut mengerahkan 13 KRI, satu KAL (Kapal Angkatan Laut), satu Tim Kopaska, dan satu Tim Penyelam,” begitu disampaikan oleh Dispen Koarmada II. (rd/jun)

Baca Juga  Irjen Teddy Ditangkap Bersama Kapolsek, Kapolri: Saya Minta Proses PTDH

Sumber : Jawa Pos