SOSIALISASI : Anggota DPRD Jawa Barat, Rizki Apriwijaya saat mengadakan sketsa kebangsaan dalam rangka sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SDN Sukamaju 2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos yang dihadiri kaum milenial. RICKY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Perkembangan penggunaan media internet sebagai sarana komunikasi menjadi semakin pesat setelah internet mulai dapat diakses melalui telepon seluler dan bahkan kemudian muncul istilah smartphone (telepon cerdas).

Anggota DPRD Jawa Barat, Rizki Apriwijaya menilai, pesatnya perkembangan teknologi yang semakin terpacu karena adanya covid-19, telah mendorong semua pihak untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktifitas di dunia digital. Namun masifnya penggunaan internet di Indonesia, harus diakui membawa serta berbagai risiko, seperti hoaks, perundungan siber (cyber Bullying), dan konten negatif lainnya.

“Karenanya, peningkatan penggunaan teknologi ini, perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni, agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak, dan tepat guna,” kata Rizki Apriwijaya saat mengadakan sketsa kebangsaan dalam rangka sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SDN Sukamaju 2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos yang dihadiri kaum milenial.

Baca Juga  Buat MoU dengan LKB, Adakan Lokakarya Seni dan Budaya

Politikus milenial Partai Gerindra ini mengungkapkan, tantangan saat ini yang dihadapi tidak lagi satu arah melainkan banyak hal, termasuk di media sosial semua harus diimbangi dengan pendidikan karakter.

“Kami berharap para guru bisa membimbing para putra putrinya dalam bermedia sosial. Apalagi ujaran kebencian yang marak di media sosial. Memahami Pancasila bukan sekedar silanya saja tapi juga sejarahnya yang diamanatkan oleh pendiri bangsa ini,” ujarnya.

Rizki Apriwijaya mengungkapkan, sosialisasi empat pilar merupakan sesuatu yang esensial dalam memperkokoh semangat persatuan bangsa dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air terutama kaum millenial.

“Semakin merosotnya pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika sehingga saat ini nilai itu menjadi asing. Semoga dengan mengikuti Sosialisasi Empat Pilar ini bisa menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme dan Pancasila serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” harapnya. (cky)

Baca Juga  Rizki Apriwijaya: Bangga Gong Si Bolong Ditetapkan sebagai WBTB

Editor : Ricky Juliansyah