azis andriansyah 1
BUKA : Ketua Panitia Seminar Sekolah Sespimti Dikreg ke-31 dan Sespimmem Dikreg ke-62, Kombes Azis Andrinsyah, saat membacakan laporan pelaksanaan seminar.
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COMSeminar Sekolah Sespimti Dikreg ke-31 dan Sespimmen Dikreg ke-62, berlangsung di Gedung Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (21/9).

Tema yang diangkat adalah ‘Penguatan Integritas Kepemimpinan Polri Guna Mendukung Reformasi Budaya Organisasi Dalam Rangka Membangun Kepercayaan Masyarakat’.

azis andriansyah 2
Kombes Azis Andriansyah

Seminar dilaksanakan usai peserta didik melaksanakan pendidikannya selama 7 bulan dengan diikuti peserta didik Sespimti sebanyak 121 orang terdiri dari 76 anggota Polri, 43 prajurit TNI, 1 peserta didik Kejaksaan Agung dan 1 peserta didik Kemenkumham RI.

Sedangkan Peserta didik Sespimmen sebanyak 225 orang terdiri dari 193 anggota Polri, 30 prajurit TNI dan 2 peserta didik mancanegara (Malaysia dan Filipina).

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, menyampaikan bahwa kinerja Kepolisian mendapatkan pengawasan berlapis, ditengah perbincangan publik. Butuh profesionalisme dan integritas yang harus ditanamkan sejak proses rekruitmen, hingga dalam menangani kasus secara efektif.

Baca Juga  Indonesia Dianggap Perlu Kembangkan Teknologi Perang

Peran pemimpin sangat penting, sebagai teladan dan memberikan semangat serta penanaman nilai sehingga menjadi berintegritas, profesional dan reformis.

“Perkuat pola pendekatan kultural, literasi hukum dan teritorial agar terbangun emosi persaudaraan, bangun agenda kebangsaan dalam semangat pluralisme,” ungkapnya.

Perlunya Reformasi pada aspek kapabilitas dan kapasitas digital, tidak hanya untuk antisipasi dan menangkal serangan atau kejahatan siber.

“Menjadi duta-duta pembaharuan di tubuh Kepolisian, utamakan prinsip moralitas, kepatutan dan profesionalitas. Sehingga Polri mendapatkan legitimasi dari pihak yang dilayani, semakin dekat dengan publik,” jelasnya.

Bukan hanya menjadi pengawas Polri, namun juga menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, kehadiran Wakil Presiden, merupakan wujud dukungan pemerintah kepada Polri untuk semakin menguatkan integritas kepemimpinan, mendorong budaya organisasi serta membangun soliditas internal dan sinergitas eksternal.

Baca Juga  Jokowi Beberkan Alasan Berlakukan Larangan Mudik Lebaran 2021

Sehingga, sambung dia, Polri makin mampu berkembang dan adaptif dalam mengatasi tantangan keamanan, mengawal kebijakan dan program pemerintah, serta menguatkan kepercayaan masyarakat.

Dinamika tantangan lingkungan strategis untuk mewujudkan stabilitas keamanan dalam negeri,” pungkasnya. (rd/jun)