Ilustrasi Tawuran
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Tawuran kembali pecah di Kota Depok. Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) menjadi korban tawuran antar sekolah di kawasan Pekapuran, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Jumat (16/9).

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis, AKP Hendra mengatakan, korban yang mengalami luka itu tak membuat laporan polisi, karena turut terlibat tawuran.

Baca Juga : Pendaftaran PPPK Depok Akhir September, Ini Formasi yang Disiapkan

“Iya tawuran anak SMP, tapi enggak buat laporan karena korban juga ikut tawuran,” kata Hendra, Sabtu (17/9).

Menurutnya, pelajar tersebut mengalami luka di bagian kepala akibat dihantam benda tumpul pelajar dari sekolah lain.

“Iya dipukul alat yang dibawa stik golf kepalanya, tapi sudah pulang kemarin sempat dirawat di Rumah Sakit Sentra Medika,” kata Hendra.

Baca Juga  Komunitas Peduli Bencana Galang Dana Korban Semeru

Baca Juga : JNE Ganti Rugi Sembilan Rumah Terbakar di Depok

Hendra menyebutkan, sejumlah pelajar pun sempat diamankan akibat kasus tawuran ini. Namun, mereka telah diserahkan ke orangtuanya masing-masing dan masih dalam pengawasan polisi.

“Sudah kami amankan beberapa dan buat surat pernyataan, kemudian kami kembalikan dengan pengawasan,” ujar dia.

Sementara itu, Hendra menuturkan, pelaku yang menghantam kepala pelajar itu bakal tetap diusut.

“Iya tetap diusut, korban juga enggak tahu siapa yang mukul, soalnya tawuran ini gabungan ada anak SMP dan SMA dari kawasan Sukmajaya juga,” tandasnya.(rd)