Direktur DISTP UI, Ahmad Gamal
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COMUniversitas Indonesia (UI) menganugerahkan penghargaan berdasarkan tujuh kategori kepada inventor, start up, dan mitra, yang dinilai memberikan dampak besar bagi masyarakat. Untuk kategori ‘Inventor dengan Dampak Sosial Terbesar’.

Penghargaan diberikan kepada Prof.  Raldi Artono Koestoer atas karya Inkubator Bayi dan Tommy Christomy, atas budi daya Kopi Cisadon. Sementara itu, penghargaan kategori ‘Inventor dengan Invensi untuk Mitigasi Perubahan Iklim’ diberikan kepada Tim Bus Listrik UI yang diketuai Prof.  Danardono Agus Sumarsono,  dari Fakultas Teknik UI.

 

Untuk kategori ‘Inventor dengan Nilai Royalti Lisensi Kekayaan Intelektual Terbesar’ ada tiga inventor yang menerima penghargaan ini. Penghargaan ke-3 diberikan kepada Tim Implan Mata, yaitu Virna Glaucoma Impant by Rohto, yang diketuai Virna Dwi Oktariana Asrory,  dari Fakultas Kedokteran UI. Penghargaan ke-2 diraih Tim UKM Indonesia lewat Merek UKM Indonesia yang diprakarsai Dewi Meisari Haryanti,   dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Penghargaan ke-1 kategori ini diberikan kepada Tim Ventilator UI, yaitu Ventilator Covent-20, yang diwakili oleh Basari.

 

Adapun penghargaan bagi start up diberikan kepada Flip.id sebagai ‘Start-up dengan Valuasi Terbesar’ yang diwakili Rafi Putra Arriyan selaku CEO dan Co-founder PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi, serta Maskit sebagai ‘Start-up dengan Pertumbuhan Revenue Tertinggi’ yang diterima Yolla Miranda selaku Founder dan CEO PT Sainsgo Karya Indonesia.

 

Penghargaan kepada mitra dibagi dalam dua kategori. Pertama, ‘Mitra Bisnis dengan Kerja Sama Terbanyak dengan UI’, diberikan kepada PT Kimia Farma Tbk yang diwakili oleh General Manager Riset dan Pengembangan Produk, Dyah Juliana Pudjiati. Kategori kedua,  ‘Mitra Bisnis dengan Pembayaran Royalti Terbesar’, diberikan kepada tiga mitra, yaitu CV Bartec Utama Mandiri, Bartec Group yang diwakili Hadi Pranoto. Indonesia Tumbuh Inklusif (ITI) yang diterima Dewi Meisari Haryanti, dan PT Rohto Laboratories Indonesia yang diwakili Tham Mukdaya Massidy.

 

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI,  drg. Nurtami  menyampaikan, penyelenggaraan acara penghargaan ini didasarkan pada upaya UI sebagai lembaga akademik untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sivitas akademika UI melalui kualitas dan kuantitas produk riset dan inovasi UI.

“UI sebagai lembaga pendidikan juga memiliki tanggung jawab dalam penciptaan ekosistem inovasi yang didukung dengan banyaknya sumber daya manusia andal. Oleh karena itu, Bulan Inovasi menjadi kegiatan rutin tahunan untuk mendukung dan memberikan wadah kepada para inventor, perusahaan rintisan (start-up), serta mitra industri di UI.” kata drg. Nurtami.

 

Selain Innovation Award 2022, dalam perayaan Bulan Inovasi tahun ini UI menyelenggarakan launching kegiatan, rangkaian webinar, serta stand-up innovation yang diisi oleh para ahli. Pada rangkaian webinar yang diselenggarakan 22–24 Agustus, ada tujuh topik yang dibahas dalam diskusi tersebut, yaitu ‘Kupas Tuntas Dunia Start-up”, “UI Start-up Ecosystem and Its Impact”, “Renewable Energy and Emerging Technologies”, “Sustainable Manufacturing of Advances Materials”, “Royalti Nggak Harus Paten, Brand Juga Bisa”, “Strengthen The Role of Industrial Partnership in Innovation”, dan “The Risk and Benefits of Investing Start-up”.

 

Selanjutnya, Stand-up Innovation yang diselenggarakan pada 25–31 Agustus 2022, DISTP UI menghadirkan para ahli di berbagai bidang ilmu terkait inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat. Adapun topik dan pemateri pada sesi ini adalah “Smart Land Surveillance System” oleh Ahmad Gamal, Ph.D.; “Covent-20: Ventilator Portable UI” oleh Dr. Basari, S.T., M.Eng; “Wujudkan Kemandirian Teknologi bagi Bangsa” oleh Dr. Ir. Feri Yusivar, M.Eng.; “Laper? Catering Aja di Eatever” oleh Dian Widayanti, S.T., M.T.; “Bus Listrik sebagai Kendaraan Masa Depan” oleh Dr.-Ing. Mohammad Adhitya, S.T., M.Sc.; “KODC Dengue” oleh Dra. Beti Ernawati Dewi, Ph.D.; dan “Inkubator Rumahan untuk Bayi Prematur” oleh Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA. Webinar dan stand-up innovation dapat disaksikan selengkapnya di Youtube UI dan UI Teve.

 

UI melalui Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) menyelenggarakan “UI Innovation Award Bulan Inovasi UI 2022” sebagai bentuk dukungan kepada para inventor, start-up, serta mitra UI dalam menciptakan kekayaan intelektual (KI) yang berguna bagi masyarakat Indonesia. Acara ini diadakan secara virtual melalui platform Zoom dan Youtube, pada Rabu (31/08), dan merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Bulan Inovasi bertajuk “7 Webinar, 7 Standup Innovation, 77 Tahun Kemerdekaan” yang digelar pada 19–31 Agustus 2022.

 

Bulan Inovasi merupakan upaya UI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta wujud partisipasi UI dalam kegiatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-27, serta Presidensi G20 Indonesia. Pada tahun ini, Bulan Inovasi UI mengangkat tema seputar dunia start up, energi baru dan terbarukan, material maju, kesehatan, pemulihan pandemi, royalti dan lisensi komersialisasi kekayaan intelektual, kolaborasi industri, serta investasi mitra yang mendorong peningkatan startup serta produk riset dan inovasi.

 

Menurut Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro,  melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan riset dan inovasi untuk kemajuan teknologi serta pengembangan sumber daya manusia dalam rangka menuju entrepreneurial university. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam menyambut Presidensi G20 Indonesia serta dapat menjadi masukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik di lingkup UI maupun nasional dan internasional,” kata Prof. Ari.

 

Direktur DISTP UI, Ahmad Gamal mengatakan, DISTP UI berperan aktif dalam mendorong lahirnya produk-produk inovatif dan perusahaan pemula yang berbasis teknologi di lingkungan UI.

“Melalui Bulan Inovasi, DISTP UI menghadirkan rangkaian kegiatan yang menggelorakan kebangkitan teknologi nasional 2022. Kami hadirkan berbagai webinar, untuk memperkaya informasi terkait pengembangan inovasi, kekayaan intelektual, inkubator bisnis, dan investasi bagi perusahaan pemula, serta kerja sama dan lisensi kekayaan intelektual pada berbagai mitra industri UI,” kata Gamal.(*)

 Editor : Indra Siregar