Ilustrasi dispenser pertalite di SPBU Jakarta (Dok.JawaPos.com)
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax dari sebelumnya Rp 14.500 per liter menjadi Rp 13.900 per liter pada hari ini, Sabtu (1/10). Dengan begitu, maka harga Pertamax mengalami penurunan harga sebesar Rp 600.

Mengutip laman resmi Pertamina, penurunan harga Pertamax ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Penurunan harga Pertamax ini berlaku di sejumlah provinsi yaitu Nangroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sementara daerah lain, masih berada di harga Rp 14.500 per liter.

Baca Juga  Cek Syarat Terbaru Perjalanan Dalam Negeri yang Berlaku 1 April

Selain harga Pertamax, Pertamina juga menurunkan harga Pertamax Turbo menjadi Rp14.950 per liter. Turun Rp 950 jika dibandingkan dengan sebelumnya Rp 15.900. Sementara harga Dexlite naik Rp 400 menjadi sebesar Rp 17.800 per liter, jika dibandingkan dengan sebelumnya Rp 17.400. Sedangkan untuk harga Pertamina Dex mengalami kenaikan Rp 1.000 menjadi Rp 18.100 per liter atau naik dari sebelumnya Rp 17.100. Adapun untuk harga Pertalite di berbagai wilayah masih dibanderol Rp 10.000 per liter.

Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar harga BBM Pertamina terbaru mulai 1 Oktober 2022:

– Pertalite: Rp 10.000 per liter

– Pertamax: Rp 13.900 per liter

– Pertamax Turbo: Rp 14.950 per liter

Baca Juga  Kota Depok Kembali Nol Kasus Covid-19

BBM di SPBU Vivo

– Dexlite: Rp 17.800 per liter

– Pertamina Dex: Rp 18.100 per liter

– Solar: Rp 6.800 per liter

Sebelumnya, pada awal September 2022, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM subsidi dan nonsubsidi jenis Pertalite dan Pertamax. Kenaikan harga BBM mulai berlaku pada Sabtu (3/9) pukul 14.30 WIB.

Kenaikan harga BBM tersebut diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam konferensi pers disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden. ’’Kenaikan BBM berlaku satu jam sejak diumumkan penyesuaian saat ini. Jadi berlaku pukul 14.30 WIB,” kata Arifin.

Arifin menyebut harga Pertalite berubah menjadi Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 7.650. Sementara untuk Solar menjadi Rp 6.800 dari sebelumnya Rp 5.150. Sedangkan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter. (JPC)

Baca Juga  NU Sepakat Modifikasi Pola Dakwah