PENGABDIAN : Mahasiswa FH UI dan FKM UI saat sosialisasi stunting Sosialisasi pencegahan stunting bagi ibu hamil di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Istimewa
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Bentuk kepedulian kepada masyarakat dan melaksanakan tri dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI (FKM UI) menggelar Sosialisasi pencegahan stunting bagi ibu hamil di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Adapun mahasiswa yang terlibat yakni, Ketua Alya Zhafira, tim panitia dengan anggota Briliana Suci Dwiana, Annisa Sucita Fitri, Indi Millatul Aula, dan Satrio Alif Febriyanto dari FH UI dan Balqis Khalisa serta Ananda Oktaviani dari FKM UI di bawah pengawasan dari Heru Susetyo, S.

“Kegiatan sosialisasi ini mengangkat tema Perbaikan Gizi Anak Sebagai Upaya Perlindungan Anak di Bidang Kesehatan Pasca Bencana Alam,” tutur Ketua Tim, Alya Zhafira kepada Radar Depok.

Ia menerangan, kegiatan ini merupakan implementasi dari program hibah kepedulian masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan UI yang keseluruhan panitianya adalah mahasiswa dengan diawasi dosen.

Baca Juga  Smart City Konsep Membangun Kota Peradaban

“Terdapat dua rangkaian acara utama dalam kegiatan sosialisasi ini, yaitu pemaparan materi beserta diskusi dan cek kesehatan gratis,” tutur Alya.

Sedangkan, kata dia, materi yang diberikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut disampaikan oleh ahli gizi dari posyandu Desa Kalanganyar dan perwakilan mahasiswa terkait dengan gejala yang terjadi sepanjang fase kehamilan, pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting, serta hak anak atas makanan bergizi sebagai bentuk pemeliharaan orang tua.

Sedangkan, cek kesehatan yang dilakukan terdiri atas beberapa jenis pengecekan yang ditujukan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin seperti pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran tensi darah, serta pengecekan status kandungan darah di dalam tubuh.

Di samping kedua kegiatan itu, para peserta kegiatan yang notabene merupakan ibu hamil mendapatkan cinderamata yang berisikan buku resep masakan praktis sebagai makanan pendamping asi dan makanan untuk memenuhi gizi seimbang dari setiap komponen 4 sehat 5 sempurna seperti nasi, telur, buah-buahan, susu, dan vitamin.

Baca Juga  Sekolah Pioneer Raih Banyak Piala

“Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan hangat. Para panitia bersemangat untuk menyampaikan materi dan memberikan cek kesehatan bagi masyarakat,” paparnya.

Di sisi lain, ibu hamil yang menjadi peserta kegiatan sosialisasi juga antusias untuk mendapatkan pengetahuan baru lewat materi yang disampaikan dan mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya.

“Kami sangat antusias untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting ini, karena kami merasa bahwa kegiatan ini merupakan ajang untuk terjun langsung menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,” bebernya.

Dengan perjalanan yang jauh dari Depok sejak pukul 03.00 WIB, sambung Alya, tim membawa semangat bahwa kegiatan yang dilakukan pada hari ini akan berdampak bagi kemajuan generasi bangsa di masa yang akan datang.

“Karena memperhatikan kesehatan ibu hamil pada hakikatnya memastikan kualitas generasi bangsa di masa yang akan datang,” ucap Alya.

Baca Juga  UPN 'Veteran' Jakarta Ajarkan Masyarakat Indramayu Deteksi dan Pencegahan Hipertensi

Senada dengan Alya, pihak pemerintahan desa yang disampaikan oleh Kepala Dusun di Desa Kalanganyar, Entoh mengatakan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Mahasiswa FH UI dan FKM UI tersebut sangat bermanfaat bagi para ibu hamil karena tidak banyak ibu hamil yang mengetahui tentang stunting, padahal stunting memiliki dampak yang luas dan berbahaya.

Selain itu, cek kesehatan yang diberikan oleh para mahasiswa juga berguna bagi ibu hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan janinnya.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh teman-teman mahasiswa UI hari ini. Kegiatan yang berbentuk sosialisasi tentang pencegahan stunting tersebut sangat diperlukan ibu hamil, mengingat salah satu faktor dari terjadinya stunting adalah makanan yang dikonsumsi oleh ibu selama masa kandungan” demikian Entoh. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah