sandiaga uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COMMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno angkat suara terkait bursa Capres-Cawapres. Sejauh ini Sandi memang memiliki kedekatan dengan partai politik maupun tokoh politik.

Sekali lagi saya sampaikan bahwa silahturahim di politik itu sangat penting. Saya sangat dekat dengan teman-teman yang ada di politik karena kita selalu melakukan kolaborasi,” ujar Politikus Gerindra ini kepada wartawan, Kamis (6/10).

Ia menyebutkan, di Komisi X DPR RI yang menjadi salah satu mitra Kemenparekraf pimpinannya berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai tersebut pernah mendukung dirinya pada Pilgub DKI (2017) dan Pilpres (2019).

Jadi saya harap ikatan ini terus kita pupuk, dan kerja sama tapi dengan teman-teman parpol lain kita tetap bersilahturahmi,” imbuhnya.

Baca Juga  Soal Kasus Perumahan GCC, BTN Depok Serahkan ke Pusat

Di tengah dinamika politik dan persiapan tahapan Pemilu 2024 ini, Sandi mengatakan, komunikasi harus berjalan baik. Supaya situasi yang terjadi di masyarakat dapat disampaikan ke teman-teman elit politik seperti ancaman inflasi, ada situasi geo politik, situasi ekonomi, potensi resesi dan lain sebagainya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sandi menyatakan, dirinya masih berkomitmen dengan partai Gerindra. Dia juga selalu berkomunikasi intensif dengan Ketua Umum Partai Prabowo Subianto.

Sekarang saya kader Gerindra dan saya selalu berkoordinasi dengan pak Prabowo, dan Pak Prabowo menugaskan saya 100 persen di pemerintahan, di kabinet membantu bapak Presiden. Tentunya ini yang sekarang kita jalankan,” jelasnya.

Selain itu, Sandi mengaku komunikasi dirinya dengan PKS dan Gerindra berjalan lancar. Terkait adanya isu yang menyebutkan dirinya harus mundur sebagai Menparekraf pada 2023 karena kemungkinan besar ditunjuk menjadi salah satu kandidat Capres atau Cawapres dalam Pilpres 2024, Sandi mengaku baru mengetahui terkait isu tersebut.

Baca Juga  Malaysia Terancam Bangkrut Karena Bayar Utang

Belum ada arahan saya mundur di Maret 2023. Tapi saya inikan pembantu Presiden, ya kapan saja harus siap, besok juga siap. Kalau sebagai pembantu itu harus loyal dan tegak lurus terhadap arahan pimpinan. Saya sendiri belum dengar, tapi pada prinsipnya saya siap untuk melaksanakan arahan pimpinan dari atasan,” ucap Sandi.

Tapi sayakan tidak bisa mengusulkan, yang menentukan itu partai politik. Tentunya nanti perlu dilakukan kajian dan pendalaman akan menentukan siapa ditugaskan dimana, berpasangan dengan siapa, itu domain partai politik. Soal Capres-Cawapres itu keputusan dari partai politik, siapapun di tingkat ini harus siap, siapapun harus siap,” tambahnya.

Sandiaga Uno mengaku dirinya sekarang ditugaskan untuk memperbaiki ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga harus fokus pada tugas tersebut sampai tuntas.

Baca Juga  Giliran Pejabat BKD Depok Dipanggil Kejari

Fokus ini penting untuk mendorong percepatan pemulihan dan kebangkitan yang lebih kuat. Saya akan komit per hari ini karena itu arahan kepada saya waktu dilantik, disumpah untuk menyelesaikan tugas saya. Jika arahan itu berubah saya akan mengikuti apapun yang disiapkan pimpinan,” pungkas Sandi. (rd/jun)

Sumber : Jawa Pos