Sri Utami Soroti Jalan Akses UI
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Sri Utami. FOTO: ISTIMEWA
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rencana Pemerintah Kota Depok yang akan memperbaiki Jalan Akses UI, diapresiasi oleh Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Sri Utami.

Sri Utami mengaku, sudah melihat info tersebut di medsosnya Walikota Depok yang menginformasikan rencana perbaikan jalan dengan panjang sekitar 2,6 kilometer dan lebar 9-11 meter tersebut.

“Apresiasi untuk Pemda Depok, akhirnya aspirasi yang telah disuarakan tersebut dapat terealisasi. Karena jalannya memang udah keriting dan gompal-gompal. Sebetulnya kita berharap DPUPR bisa mengerjakan di awal atau pertengahan tahun. Karena akhir tahun musim hujan khawatir mengurangi daya rekat aspal,” ungkap Anggota Legislatif Dapil Cimanggis ini.

Selain itu menurut Sri Utami yang juga Anggota Komisi B membidangi Ekonomi dan Keuangan menilai, yang juga perlu diperhatikan adalah lingkungan jalan Akses UI agar bisa langsung berubah.

Baca Juga  Sarinten AMTECH Karya Ali Martopo yang Menjelajah Dunia (3-Habis)

“Hal ini tidak perlu biaya besar. Karena kalau pendanaan yang besar harus direncanakan pada kegiatan APBD. Cukup menggunakan alokasi anggaran rutin yang ada,” ungkapnya.

Sri Utami menyontohkan. Misalnya, penertiban oleh Satpol PP. Selama ini terjadi pembiaran ruko-ruko yang semula ada ruang untuk parkir kendaraan sebagaimana diatur oleh Perda, kini banyak diubah untuk memperbesar ruko.

“Akibatnya ada beberapa ruko yang tidak ada lagi punya lahan parkir sehingga mobil dan motor pengunjung diparkir di badan jalan. Ini menyebabkan terjadinya gangguan arus lalulintas. Nah, inilah yang menjadi penyebab crowded dan kemacetan di Jalan Akses UI,” tutur Sri Utami.

Sri Utami berharap, Satpol PP langsung bertindak melakukan peneguran, supaya ruko-ruko ini kembali menaati aturan Perda. Bahwa mereka berkewajiban menyediakan lahan parkir di setiap halaman ruko-ruko tersebut.

Baca Juga  Giliran Los Pasar Musi Dicek Disdagin Depok

Yang kedua adalah melakukan penghijauan. Ini juga tidak membutuhkan anggaran besar. Karena pastinya DLHK sudah ada stok bibit pohon. Atau bisa bekerjasama dengan Balai Bibit yang dimiliki Kementerian.

“Ini bisa dilakukan penghijauan di sepanjang Jalan Akses UI. Bisa ditanami pohon pucuk merah yang mudah tumbuh dan tetap indah. Karena pohon di sana sudah tua-tua, ini untuk mengatasi polusi akibat kemacetan dan padatnya kendaraan. Jika khawatir mengganggu kendaraan keluar masuk toko ya diletakan di antara dua toko. Pastinya masih ada space untuk melakukan penghijauan,” tegas Sri Utami.

Ketiga, penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). PKL boleh berjualan tetapi jangan di badan jalan dan pedestrian. Sri Utami mengatakan, dalam menertibkan tidak perlu tim gabungan dan sebagainya.

Baca Juga  Silem Serang, Petinju Depok Rasa Nasional

“Kalau melanggar ada Perdanya, bisa diberikan arahan. Berjualan silakan tetapi tidak melanggar aturan. Sehingga akses yang sudah diperbaiki langsung kelihatan kinclong, ada perubahannya menjadi lebih tertib dan hijau. Semoga tahun depan bisa dialokasikan untuk penataan pedestriannya agar lebih cantik. Diharapkan Akses UI akan punya wajah baru menjadi jalan yang membanggakan setelah Margonda,” pungkasnya. (gun/**)