Fahmi Khaidir : Mitigasi Bencana Harus Berkala
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Gempa di Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) menjadi tragedi memilukan Bangsa Indonesia pasca Kanjuruhan Malang. Pasalnya, per Selasa (22/11) menelan korban jiwa hingga 268 orang dan ratusan orang lainnya luka-luka, serta banyak bangunan rusak dan infrastruktur rusak.

Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Depok, Fahmi Khaidir mengatakan, gempa di Kabupaten Cianjur memberikan pelajaran berharga bahwa bencana, musibah dapat terjadi kapanpun dan di mana pun tanpa diduga

“Saya pribadi, menyampaikan semoga korban tewas di tempatkan yang layak di sisi Allah SWT sebagai syuhada yang wafat dalam keadaan syahid, dan yang luka luka agar diberikan kesembuhan secepatnya,” tutur Fahmi kepada Radar Depok, Selasa (22/11).

Baca Juga  Warga Bedahan Depok Dilatih Mitigasi Bencana

Dia berharap agar bantuan terus diberikan kepada para korban yang terdampak musibah tersebut, baik dari pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat dan Pemda kabupaten/kota yang berdekatan dengan Kabupaten Cianjur tersebut, khususnya dari jajaran Pemkot Depok sebagai bentuk simpati dan atas nama kemanusiaan.

“Semoga musibah ini dapat kita jadikan pelajaran yang berharga guna melakukan antisipasi dini, untuk mencegah jatuhnya korban yang banyak apabila hal tersebut terjadi di wilayah kita ini,” bebernya.

Berkaca dari musibah tersebut, Bacaleg dari Dapil 2 (Beji, Cinere, Limo) ini pun menegaskan bahwa mitigasi bencana mutlak diperlukan di seluruh daerah, mulai dari persiapan dini menghadapi bencana dan pasca bencana.

“Pelatihan proses evakuasi hendaknya dapat dilakukan terus oleh jajaran Pemkot Depok, sehingga kita akan jauh lebih siap apabila terjadi musibah seperti itu. Walaupun kita berharap peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi dan tidak akan memakan korban yang cukup banyak,” katanya.

Baca Juga  Mengulik Program DKR Kota Depok, Peringati Hari Kesehatan Nasional, Adakan Dialog Publik

Yang tak kalah penting, sambung Fahmi, penyuluhan mitigasi bencana ke masyarakat secara berkala. Sehingga, dapat meminimalisir jatuhnya korban dan kerugian saat terjadi bencana atau pasca bencana.

“Mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali dan kita semua senantiasa diberikan perlindungan dan keselamatan oleh Allah SWT. Bagi umat Muslim, saya menganjurkan secara bersama di masjid, rumah dan tempat lainnya untuk mengadakan salat gaib untuk mendoakan arwah korban,” tandasnya. (ama)

Jurnalis : Aldy Rama

Editor : Ricky Juliansyah