KEMENANGAN FUTSAL : Tim Futsal Putri menang juara 1 se-Kota Depok dalam Sumpah Pemuda Cup di Tapos, Depok. Audie Salsabila/Radar Depok
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM – Kekuatan sebuah tim adalah solidaritas dan saling menguatkan satu sama lain antar anggota tim. Hal tersebut dibuktikan oleh Tim Futsal SMPN 9 Depok dalam Turnamen Sumpah Pemuda Cup 2022.

Laporan : Audie Salsabila Hariyadi

Jelang dilaksanakannya ibadah wajib bagi umat muslim di saat siang hari bolong, juga bertepatan dengan jam makan siang, siswi SMPN 9 Depok, Virgie dan Aurel dengan asyiknya berbincang di koridor sekolah sembari makan siang bersama tim futsalnya. Mereka membahas kemenangan tim futsal yang mendapatkan juara 1 di Sumpah Pemuda Cup 2022 pada 30 Oktober kemarin.

Awal mula Tim Futsal SMPN 9 Depok dapat mengikuti Sumpah Pemuda Cup karena Ketua Tim Futsal SMPN 9 Depok, Virgie Pramudhita mendapatkan informasi turnamen tersebut dari temannya di akademi futsal. Gadis itu sudah bergabung ke dalam klub akademi futsal sejak berumur 11 tahun.

Baca Juga  Mengenal Ketua RW11 Kelurahan Kalimulya, Achiruddin Akiel (1) : Jadi Dosen BK hingga Buka Praktek Konselor

Gadis mungil dan manis itu mengatakan, persiapan tim untuk mengikuti turnamen tersebut adalah menuruti alur pelatihan dari pelatih yang memperkuat teknik-teknik futsal. Pelatihan fisik juga diperkuat agar membantu pemain untuk gesit di pertandingan.

“Menendang bola (kick), mengumpan bola (passing), menggiring bola (dribbling), menembak ke gawang lawan (shooting), dan menyundul bola (heading). Kalau fisiknya ada zigzag, pokonya ada banyak, macam-macam,” jelasnya setelah menelan makanannya, Selasa (22/11).

Hebatnya Virgie serta tim, membutuhkan waktu latihan hanya seminggu sekali sebelum bertanding. Padahal, lawan mainnya adalah remaja-remaja SMK yang mempunyai badan serta tinggi yang lebih besar dibandingkan tim SMPN 9. Di sampingnya, anggota tim futsal sekaligus siswi SMPN 9 Depok, Aurel Vidia Dinata sempat merasakan pesimis yang hampir menyelimuti dirinya serta tim.

Baca Juga  Jumlah Perguruan Tinggi Tak Sebanding dengan Rasio Jumlah Penduduk

“Kesulitan yang dihadapi adalah dicemooh saat permainan. Tapi kita gak balas. Hanya membalas saat badan bergesekan atau bertabrakan, karena itu wajar. Tapi gak sampai berantem. Pelatih membantu dalam pertandingan. Mengapresiasi juga setiap pertandingan, seperti mengatakan kalian udah hebat. Selalu diyakinin kalo kita  itu bisa,” ucapnya saat mengambil minuman.

Berkat kemenangan pertama sejak masa pandemi Covid-19 itu, membuat tim futsal merasa termotivasi untuk terus melakukan terbaik apalagi dalam latihan. Tim yang beranggotakan kurang lebih 20 anggota itu terkadang merasa kesepian ketika latihan dikarenakan kurang antusianya anggota untuk latihan biasa.

“Kalau latihan yang datang dikit, kadang cuman tiga orang. Latihan biasa itu. Kalau ada lomba gitu latihannya yang ikut banyak bahkan ikut semua,” ungkap Aurel.

Baca Juga  Penghuni Rutan Kelas IIB Depok Doakan Korban Gempa

Dengan begitu, keduanya berharap untuk kepengurusan selanjutnya dapat meningkatkan semangat anggota. Begitu pula saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ingin mendapatkan banyak anggota.

“Kemarin sih, dapetnya dikit karena belom persiapan saat demo ekskul. Pelatihnya juga ngga hadir jadi seadanya aja,” pungkas Virgie. (*/rd)

Jurnalis : Audie Salsabila Hariyadi 

Editor : Indra Siregar