Calon LPM Cilodong, Suhendar Permana. WILDAAPRIYANI/RADARDEPOK
yamaha-nmax

RADARDEPOK.COM-Mendukung sistem kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Peran serta masyarakat dan generasi millenial sangat penting. Terlebih generasi millenial mempunyai banyak keunggulan seperti melek teknologi, ekspresif dan menghargai perbedaan pendapat, hingga lebih peduli sesama.

Laporan : Wilda Apriyani

Seiring berjalannya waktu, semakin canggihnya teknologi, mendorong Suhendar Permana, ingin memberikan peluang untuk generasi muda yang ada di lingkungannya, menciptakan inovasi baru Kelurahan Cilodong.

“Saya ingin mengelola, warga ikut berperan, dalan perencaan, pelaksanaan, serta memberikan kesempatan untuk generasi muda, regenerasi” tuturnya.

Hal tersebut merupakan sebuah usaha, dan ikhtiar untuk mewujudkan Kelurahan Cilodong lebih baik lagi. Ini kali pertamanya, ia mencalonkan diri sebagai Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dengan nomor urut 1.

Baca Juga  TMKK Cinere Sasar 100 Akseptor

Dengan visi misi, membuka ruang untuk anak-anak muda, mengoptimalisasi masalah pelatihan, hingga teragenda, terarah, dan tepat sasaran.

“Kebetulan baru kali ini saya mencalonkan diri, hal ini menjadi kesempatan untuk mindet di demokrasi. Hingga akhirnya tergerak dan ikut,” ucapnya.

Terlebih, masa jabatan yang akan dijalani yaitu selama 5 tahun. Tentunya membutuhkan sinergisitas dari berbagai pihak, baik kelurahan, RT/RW, masyarakat itu sendiri, maupun generasi millenial.

Suhendar Permana memang sudah pernah menjadi ketua Rukun Tetangga (RT) selama 3 periode dan menjadi ketua Rukun Warga (RW) selama 1 periode. Maka tak heran, ia ingin mencalonkan diri untuk menjadi ketua LPM.

“Hal ini juga merupakan dorongan dari teman teman generasi muda, yang mensupport saya untuk maju, ciptakan cilodong yang terbaik,” ungkapnya.

Baca Juga  Lubang Berbahaya di Jalan Muchtar Masih Diperbaiki

Dengan harapan, siapapun yang menang,  akan tetap mendukung untuk mengembangkan kelurahan, dengan supervisi, serta memberikan ruang untuk anak muda, agar bisa regenerasi. (*)

Jurnalis : Wilda Apriyani

Editor : Arnet Kelmanutu