rumah sampah
MEMILAH : Pemilahan Sampah Kampoeng Berdaya Organik, di Sukmajaya. WILDA APRIYANI/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

Kampanye pentingnya menjaga kelestarian lingkungan menjadi hal penting, agar generasi berikutnya bisa menekan dampak lebih luas dari kerusakan lingkungan. Hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama, agar bumi terjaga dan tetap bersih. Ini menjadi salah satu alasan berdirinya Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan.

Laporan : Wilda Apriyani

RADARDEPOK.COM, Kampung itu nampak asri. Lokasinya di RT3/4, Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya, Depok. Pada salah satu bangunan, letaknya di Nomor 60, di sebuah bangunan dengan pintu kayu oranye ada tulisan menarik : Kampoeng Berdaya Organik.

Bangunan tersebut milik Yayasan Sahabat Edukasi. Bertoperasi sejak 2019. Untuk kesana harus melewati jalur yang cukup sempit. Sepeda motor masih bisa melintas.

Siang itu, Abdullah Gojali sedang melakukan rutinas rutinnya. Milah sampah organik dan non organik. Tangan kotor tidak masalah. Bau tak sedap apalagi. Baginya, itu sudah biasa. Ia adalah Ketua Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan.

Baca Juga  Selasa, 11 Pengurus Dewan Pendidikan Depok Diumumkan

Gojali berhasil membuat program pemilahan sampah dan memotivasi masyarakat akan kesadaran ramah lingkungan. Dengan nekad yang kuat, ia mengorbankan pekerjaan sebelumnya untuk melakukan kegiatan sosial. Tanpa adanya pungutan biaya.

Keterbatasan fasilitas kebersihan tak menjadi halangan untuk Gojali terjun langsung menjadi petugas kebersihan.

Menurut Gojali, hal itu dilakukan agar dia dapat menjalankan program pemilahan sampah berbasis aplikasi depok bersih yang dia gagas. Bukan hanya itu Gojali berani memberikan pesangon kerjanya untuk membantu program tersebut dan juga membelikan tempat sampah pilah untuk warga sekitar.

“Saya sebelum keluar sudah mempertimbangkan untuk kedepannya, karena prinsip saya ingin mewujudkan hal hal yang baru untuk dikembangkan dan bermanfaat,” jelasnya.

Baca Juga  Ini Kondisi Terbaru Pasien Virus Korona Asal Depok

Sambil menjalankan tugas sebagai petugas kebersihan, ia pun suka mengawasi pemilahan sampah dengan mengunakan aplikasi Depok Bersih, sehingga ia mengetahui grafik perkembangan program pemilahan sampah.

Ia menceritakan, salah satu perumahan yang ditempati para lansia masih kurang akan kesadaran lingkungan. Sehingga membuat hati Gojali tergugah untuk mensosialisasikan pemilahan sampah rumah tangga.

“Memang pada saat itu, kesadaran masyarakat akan lingkungan masih rendah, sehingga memotivasi saya untuk membuat program yang dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah,” ucapnya

Program tersebut adalah Depok Bersih Apps. Merupakan aplikasi yang membantu masyarakat dalam mengedukasi program pilah sampah dari rumah, disertai beberapa fitur yang dapat melaporkan timbunan sampah dan menggunakan tabungan sampah.

Baca Juga  DLHK-Kecamatan Cinere Depok Tanam 25 Tabebuya

Oleh karena itu, Gojali mencoba menawarkan kerjasama kepada Dinas Lingkungan untuk program yang ia jalankan.

“Menciptakan aplikasi itu, untuk berkolaborasi dengan pihak terkait, sehingga dapat membantu pemerintah agar Kota Depok menjadi kota yang bersih dan nyaman,” tukasnya. (Bersambung)

Editor : Junior Williandro