ekbis-hiburan

Bersama Asprumnas 25 Lebih Developer Siap Naik Kelas

Rabu, 26 Oktober 2022 | 20:48 WIB
ASPRUMNAS : Foto bersama Ceo dan founder Hekaland Riska Martina bersama ketua umum Asprumnas DPP Depok, di Fave Hotel Kota Depok. MELANIA/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM-Asosiasi pengembang dan pemasar rumah nasional dewan pengurus daerah Kota Depok (Asprumnas) mengadakan workshop dengan tema “Cara cerdas Naik Kelas Menjadi Developer Properti Hektaran” di Fave Hotel pada Rabu 26 Oktober 2022, kota depok.

Ketua umum Asosiasi pengembang dan pemasar rumah nasional dewan pengurus daerah kota (Asprumnas)  DPD Depok, Muhammad Dzaky, mengatakan 25 lebih developer mengikuti workshop. Acara kita kali ini adalah progam dari asprumnas dimana kita ingin menaikan skala bisnis kita sesuai tag line.

“Pada workshop ini kita akan belajar bagaimana mindset bisnis tata cara perusahaannya, sampai kita punya proyek hektaran artinya satuannya 10 ribu meter,” ujarnya saat diwawancarai Harian Radar Depok.

-


Asprumnas akan berusaha untuk men scale up anggotannya sampai punya puluhan rumah menjadi ratusan rumah. Peserta kali ini adalah penguasaha properti dari berbagai macam lokasi seperti Depok. Bogor, Malang dan lainya. Workshop berlangsung dari pukul 08.00-17.00 WIB diadakan dalam dua sesi.

“Narasumber yang dihadirkan ada Riska Martina sebagai wakil ketua umum DPP Asprumnas, ceo dan founder Hekaland yang sudah membangun 4,3 Ha total 430 unit dan Fitranto BTN,” ujarnya.

Materi yang akan disampaikan seputar Fundamental mindset, Perizinan dan Legalitas, Strategi Akuisisi Lahan dan Solusi Permodalan dan Pola Pembiayaan. Para peserta akan mendapatkan Mendapatkan Rekomendasi bergabung dengan Asprumnas (Asosiasi Pengembang & Pemasar Rumah Nasional) DPD Depok, Mentoring Pendampingan proyek Properti dari jaringan asprumnas dan lainya.

-


Harapannya kita ingin semua anggota disini punya lebih dari satu proyek yang berkelanjutan. Menjadi pengusaha kita jangan diam saja ditempat harus upgrade. Di asprumnas kita ada AAI (Asprumnas Academy Indonesia) yang mempunyai progam grading.

Developer muda seperti kelas clusteran 2500 meter, naik menjadi grade b madya yang sedang dijalani dari 2500 meter sampai hektaran, naik ke grade A developer yaitu pengembab dengan skala kawasan hektaran dan yang terkahir Road to IPO bertujuan untuk membantu developer supaya perusahaannya go public.

“Saya sendiri masih clusteran masih harus naik ke grade berikutnya, jadi ini masih acara awal InsyaAllah kita akan adakan kelas berikutnya. Tujuan untuk naik kelas bareng,” tutupnya. (mg6)

Jurnalis : Melania

Editor : Arnet Kelmanutu

 

Tags

Terkini