Pada tahun 2001, saat meliput perang di Sri Lanka bersama Macan Tamil, Marie diserang oleh pasukan tentara Sri Lanka meskipun telah menyerah.
Serangan RPG menyebabkan luka parah pada Marie, termasuk kehilangan mata kirinya, dan dia didiagnosis mengalami PTSD akibat insiden tersebut.
Meskipun menghadapi tantangan fisik dan mental yang besar, Marie tetap gigih dalam pekerjaannya.
Dia terus bertekad untuk meliput konflik di berbagai daerah. Setelah meyakinkan bosnya, Marie melanjutkan tugasnya ke Irak dan Libya. Di Irak, dia bertemu dengan fotografer Paul Conroy.
Pada tahun 2012, Marie dan Paul memutuskan untuk meliput konflik di Homs, Suriah. Di sana, mereka menemukan ribuan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, terjebak dalam baku tembak.
Baca Juga: PKK RW 10 Mekarjaya Depok Gelar Jumat Berkah, Bagikan Ratusan Nasi Kotak ke Warga
Marie segera melaporkan temuannya kepada bosnya dan memutuskan untuk menyiarkan situasi tersebut ke CNN untuk mendapatkan perhatian global.
Namun, Marie, Paul, dan para jurnalis lainnya yang berada di Homs akhirnya terjebak dalam perang, yang mengancam nyawa mereka.
Meskipun demikian, mereka terus melanjutkan pekerjaan mereka meskipun menghadapi risiko besar.
Film A Private War dijadwalkan akan tayang di Bioskop Trans TV malam ini pada tanggal 25 Mei 2024 pukul 23.00 WIB. Untuk itu, jangan sampai kelewatan filmnya.***