Rabu, 27 September 2023

Kolaborasi Ciamik Bawa Depok Tembus Kancah Internasional

- Rabu, 7 Juni 2023 | 22:37 WIB
PERUBAHAN : Suasana Kota Depok dari salah satu gedung di Jalan Raya Margonda. DOK.RADARDEPOK
PERUBAHAN : Suasana Kota Depok dari salah satu gedung di Jalan Raya Margonda. DOK.RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM-Kota Depok resmi ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) menjadi salah satu kota yang akan diusulkan masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO pada periode ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Sandiaga Uno menetapkan dua kota sebagai kandidat yaitu kota Surakarta dan kota Depok.

"Bismillahirrahmanirrahim, saya umumkan hasil rapat pleno yang saya tidak ikut, telah menetapkan dua kabupaten kota yaitu Kota Surakarta di bidang Kreatif Crafts and folk art dan Kota Depok di bidang Kreatif Media Arts," jelas Sandiaga dalam "The Weekly Brief with Sandi Uno", Senin, (5/6).

Sandiaga menyampaikan ucapan selamatnya untuk kedua kota tersebut. Bahkan ucapan selamat itu, dilontarkan hingga tig a kali. Hal ini dilakukan untuk membakar semangat Pemerintah sampai masyarakat.

"Selamat, selamat, dan selamat untuk Surakarta dan Depok. Selamat menyiapkan diri untuk bergabung memasuki jejaring kota kreatif UNESCO," tutur dia.

Setelah ditetapkannya, Sandiaga Uno mengungkapkan harapannya agar kreativitas ekonomi kreatif dapat semakin meningkat.

"Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan kreativitas dan ekosistem ekonomi kreatif di kota maupun kabupaten di Indonesia," ujar Sandiaga.

Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodijah membeberkan alasan terpilihnya Surakarta dan Depok menjadi kandidat.

"Karena kedua kandidat tersebut yang dianggap atau dinilai paling memenuhi kriteria untuk sebuah kota yang masuk dalam jaringan UNESCO," ungkap Itje.

Adapun penilaian tersebut berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Itje menambahkan penilaian setiap indikator itu sama.

Baca Juga: Temuan Mayat Dalam Karung di Cibuntu Bandung, Warga: Korban Baru Sebulan Ngontrak

"Dari 19 indikator tersebut, semua sifatnya sama dan setara, tetapi tadi saya contohkan, misalnya salah satu kota ada yang nilainya tinggi di indikator tertentu tetapi mungkin kurang di indikator yang lain," ucap Itje.

Itje juga menekankan bahwa hal ini bukanlah sebuah lomba. "Sekali lagi saya sampaikan, ini bukan lomba tetapi masuk berjejaring dengan kota sejenis di negara-negara lain di dunia," ungkapnya.

"Keuntungannya, mereka bisa saling bertukar pikiran, berbagi praktek baik. Misalnya di kota kriya di eropa, apa saja yang mereka lakukan untuk bisa menarik wisatawan," tutur Itje.

Walikota Depok, Mohammad Idris juga menyampaikan rasa syukurnya atas ditunjuknya Kota Depok menjadi kandidat jejaring tersebut.

Halaman:

Editor: Arnet Kelmanutu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UIII Terus Lakukan Perkembangan Program Studi

Rabu, 27 September 2023 | 14:50 WIB

Dinkes Depok Pastikan Balita dapat Vitamin A

Rabu, 27 September 2023 | 13:25 WIB

Kampung Caraka Sukatani Dilatih Branding dan Publikasi

Rabu, 27 September 2023 | 13:00 WIB

Damkar Kota Depok Tangkap Monyet Liar di Sukamaju Baru

Rabu, 27 September 2023 | 12:10 WIB

Mahasiswi UI di Depok jadi Korban Asusila Pelajar SMP

Rabu, 27 September 2023 | 11:00 WIB

Puskesmas Mampang Raih Akreditasi Paripurna

Rabu, 27 September 2023 | 10:00 WIB
X